JawaPos Radar

Ketua DPR Jadi Tersangka, Demokrat: Sebaiknya Beliau Meletakkan Jabatannya

18/07/2017, 13:38 WIB | Editor: Ilham Safutra
Ketua DPR Jadi Tersangka, Demokrat: Sebaiknya Beliau Meletakkan Jabatannya
Ketua DPR Setya Novanto (Dery Ridwansyah/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Penetapan status tersangka terhadap Ketua DPR Setya Novanto bakal berimbas pada kinerja parlemen. Bukan tidak mungkin akan ada anggota dewan lainnya ikut menyusul.

Atas kondisi itu sejumlah anggota DPR pun mendesak adanya sikap dari pimpinan dewan. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto berpendapat, badai yang sedang menerpa DPR dapat dapat menggerus citra lembaga wakil rakyat.

"Ya sudah barang tentu (citra buruk) dengan ditetapkannya (tersangka), bukan hanya Pak Novanto ya, ada anggota DPR tergerus masalah hukum, korupsi sudah tentu menambah berat beban DPR," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7).

Ketua DPR Jadi Tersangka, Demokrat: Sebaiknya Beliau Meletakkan Jabatannya
Ketua DPR Setya Novanto (Hendra Eka/Jawa Pos)

Menurut Didik, kendati semua pihak menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah, namun secara etika lebih baik Novanto mundur dari jabatannya.

"Sebagai ketua DPR tentu akan lebih bijak dan legawa apabila beliau meletakkan jabatannya sebagai ketua DPR dan fokus menghadapi persoalan di KPK," tegas anak buah Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Kata dia, Novanto harus memperhitungkan citra DPR di tengah masyarakat itu. "Nah menurut hemat kami kelegowooan beliau, yakni mengundurkan diri dari posisi DPR RI dan beliau juga fokus menghadapi persoalan di KPK," sambungnya.

Didik yakin, mundurnya Novanto tidak akan mempengaruhi kinerja pimpinan DPR saat ini. Sebab, pimpina bekerja secara kolektif dan kolegial.

"Saling isi satu sama lain. Saya yakini tugas-tugas di DPR tak akan ada persoalan-persoapan teknis mengganggu kinerja kita. Mungkin citra di depan masyarakat yang akan kemungkinan terjadi,"pungkas Didik.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up