JawaPos Radar

Adik Kandung Prabowo Tanya, Menkumham dari Partai Apa ya?

18/05/2018, 21:37 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Hashim Djojohadikusumo
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai lambatnya RUU Terorisme itu karean faktor pemerintah. (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai, silang pendapat di internal eksekutif seperti panglima TNI dan Kemenkumham membuat pembahasan revisi Undang-Undang Antiterorisme belum selesai.

Menurut adik kandung Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu, pemerintah belum sepakat mengenai definisi terorisme. “Pertanyaanya, Menteri hukum dan HAM itu dari partai mana, ya? Dari PDIP kan, bukan dari Gerindra," kata Hashim, Jumat (18/5).

Hashim juga sepakat dengan Ketua DPR Bambang Soesatyo bahwa pembahasan revisi UU Antiterorisme di parlemen sudah 99 persen. "Jadi sekarang masalahnya di pemerintah," kata Hashim.

Sementara itu, Ketua Pansus RUU Antiterorisme M Syafii menjelaskan, definisi terorisme sangat jelas. Menurut dia, jangan sampai ada stigma bahwa teroris identik dengan Islam. 

Dia menambahkan, stigma negatif itu sudah ada di mindset masyarakat. Makanya dengan definisi itu kami harap semuanya jadi netral dan objektif siapa saja yang memenuhi klausul definisi, etnis apa saja, agama apa saja,” ujar Syafii.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up