alexametrics

Sekjen PPP Sebut Cak Imin Tak Bernyali Berdebat dengan Romahurmuziy

18 April 2018, 19:46:50 WIB

JawaPos.com – Elite Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai “perang” terbuka soal Pilpres 2019. Sekjen PPP Arsul Sani menjawab sindiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Dia menyebut Cak Imin tak bernyali berdebat langsung dengan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Arsul menyebut, beberapa waktu lalu ‎Cak Imin dan Romahurmuziy diajak berdebat di salah satu stasiun televisi swasta. Di program televisi itu format acaranya beradu pandangan dan lewat pertanyaan dari 12 panelis.

“Namun Cak Imin dan jajarannya menolak diadu pandangan meski sama-sama sudah di stasiun televisi,” ujar Arsul kepada JawaPos.com, Rabu (18/4).

Jokowi mengaku sering ketemu Romahurmuziy membahas banyak hal. (Youtube)

Ungkapan Arsul Sani ini menjawab sindiran PKB dan Cak Imin tentang beberapa hal. Mulai dari sindiran yang menyebut PPP bakal bubar, sehingga memutuskan mendukung Jokowi. Kemudian Romahurmuziy malu-malu menjadi cawapres Jokowi.

Nah, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) itu menolak berdebat dan beradu gagasan dengan Romahurmuziy. akhirnya kedua ketua umum parpol itu tampil secara sendiri-sendiri di stasiun yang sama.

Padahal, kata anggota Komisi III DPR itu, PPP ingin PKB berdebat dan beradu kontestasi lewat pemikiran dan konsep dengan Cak Imin. Namun pada akhirnya Cak Imin tidak menginginkannya. “Jadi ‎biar kelihatan kualitas intelek‎tual masing-masing,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Arsul meminta PKB daripada menyidir PPP lebih baik beradu gagasan dan konsep lewat debat publik. Supaya masyarakat bisa mengetahui kualitas dari masing-masing ketua umum partai. “Sehingga kontestasi tidak berbasis hal-hal yang sifatnya nyinyir,” pungkasnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (gwn/JPC)


Close Ads
Sekjen PPP Sebut Cak Imin Tak Bernyali Berdebat dengan Romahurmuziy