alexametrics

Saling Sindir Anies Baswedan dan Giring Ganesha Berawal dari Momen Ini

18 Januari 2022, 11:48:26 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha saling berbalas sindiran di media sosial. Saling terkait berbalas sindiran ini diduga pertama kali dilakukan Giring di HUT PSI ke-7.

Kala itu Giring pernah mengatakan Indonesia akan terancam jika di 2024 mendatang yang menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah sosok yang punya rekam jejam menggunakan isu SARA.

“Kemajuan akan terancam jika kelak yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” ujar Giring dalam HUT ke-7 PSI yang disiarkan secara virtual, Rabu (22/12).

Mantan vokalis grup band Nidji tersebut tidak ingin mengungkap siapa sosok tersebut. Namun dia memberikan bocoran sosok tersebut adalah yang pernah terkena reshuffle oleh Presiden Jokowi.

“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja,” katanya.

Karena itu, jika sosok tersebut nantinya maju di Pilpres 2024, Giring dengan tegas PSI tidak akan mendukungnya. PSI bahkan akan menjadi oposisi jika tokoh tersebut terpilih menjadi kepala negara.

Selain itu, Giring Ganesha mengkritik Anies Baswedan terhadap penyelenggaraan Formula E di Ancol, Jakarta Utara. Saat itu Giring mendatangi lokasi sirkuit Formula E di Ancol dan merekam aksinya dalam video.

Dalam video tersebut, Giring mengkritik habis Pemprov DKI lantaran lokasi sirkuit masih banyak yang berupa tanah berlumpur. Giring menyinggung lokasi yang saat itu didatanginya bahkan belum terlihat ada persiapan untuk menggelar event Formula E.

“Gokil sih ini Project Formula E ya. Project ambisius banget. Budget besar, pakai uang rakyat, dan waktu persiapan yang mepet banget. Gue gak yakin nih, bisa kejadian pembangunan sirkuit ini,” tutur Giring pada Rabu (5/1).

Namun sindiran tersebut, dibalas oleh Anies Baswedan dengan mengundang grup band Nidji di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Anies Baswedan menyaksikan langsung penampilan band pelantun lagu Laskar Pelangi itu.

Dilihat melalui unggahan Anies di Facebook, Nidji tampil di JIS dalam rangka uji coba sound system stadion berstandar internasional itu. Anies tampak menyaksikan penampilan Nidji bersama sejumlah orang, termasuk pekerja JIS. “Spektakuler! Melihat penampilan band Nidji saat uji coba sound system JIS semalam,” tulisan Anies dalam Facebook, Senin (17/1).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut juga memuji penampilang grup band Nidji tersebut. Kata Anies, tidak ada sumbang-sumbangnya dari vokalis grup tersebut. “Musiknya menggelegar, suaranya merdu, tidak ada sumbang-sumbangnya,” kata Anies.

Sementara Juru Bicara PSI Ariyo Bimo mengaku pihaknya baru mengetahui bahwa Anies Baswedan merupakan penggemar Nidji, band yang pernah diperkuat Giring sebelum terjun ke politik. “Kami baru ngeh ternyata Pak Gubernur itu Nidjiholic. Nanti akan kami kirimkan tanda tangan founder-nya,” kata Ariyo.

Ariyo juga mengaku ketua umumnya Giring Ganesha juga pasti bersedia memberikan tanda tangannya kepada Anies Baswedan sebagai kenang-kenangan. “Kritik saja dikasih, apalagi sekadar tanda tangan, masa enggak dikasih,” tuturnya.

Namun hanya berselang sehari, tepatnya pada Selasa (18/1) Giring mengunggah video singkat di akun Twitter miliknya @Giring_Ganesha. Di video tersebut Giring menyanyikan langsung lagu tersebut dengan lirik ‘Jangan kau dengarkan suara sumbang’ di media sosial.

Unggahan Giring tersebut usai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memuji Nidji yang dinilai tak bersuara sumbang. “Jangan kau dengarkan suara sumbang. Oktober bakal ada yg tumbang. Cepat-cepatlah kita tutup gerbang,” tulis Giring.

Giring juga turut menyinggung di 2024 dalam cuitannya. Dia berharap di tahun 2024 tersebut Indonesia tidak masuk pada jurang. “2024 Insyaallah Indonesia tidak akan masuk jurang,” imbuhnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads