JawaPos Radar | Iklan Jitu

Prabowo Pertanyakan Alokasi Dana Utang-utang Pemerintah

17 September 2018, 00:54:15 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Prabowo Subianto
Calon Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara workshop nasional PAN di Jakarta. (igman/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ikut menghadiri acara Workshop Nasional PAN di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Minggu (16/9). Dalam pidato sambutannya, mantan Danjen Kopassus itu mempertanyakan penggunaan operasional utang-utang pemerintahan selama ini. 

Calon presiden penantang Jokowi itu menyebut, tak ada yang tertinggal di dalam Indonesia, termasuk pula kekayaan alam yang telah dikuasai asing. Dia bilang, saat ini yang ditinggalkan oleh bangsa hanyalah utang. 

Namun, kata mantan Danjen Kopassus yang akrab disapa 08 itu, utang-utang yang telah digunakan pemerintah pun dinilainya tak jelas aliran penggunaannya. 

"Dengan segala hormat bahwa kekayaan nasional Indonesia tidak tinggal di Indonesia, dibawa terus ke luar negeri. Yang tinggal adalah utang-utang. Ini menurut saya patut dipertanyakan. Ke mana penggunaan utang-utang itu?" tanya Prabowo kepada seluruh kader PAN yang hadir. 

Selain itu, Prabowo juga menyayangkan masih adanya oknum yang terus memanfaatkan utang negara untuk kepentingan pribadi. Salah satunya untuk memperkaya dirinya masing-masing. 

"Ada orang-orang yang sengaja mengemplang utang. Proyek dibangun bukan untuk berhasil, tapi untuk mencuri uang rakyat," ungkapnya.

Menurutnya, kunci kemakmuran bangsa adalah pemerintahan mampu mengelola kekayaan nasional tanpa campur tangan asing. Sebaliknya, dalam dunia perekonomian, berutang bukanlah solusi.

"Kenyatannya kalau di fakultas-fakultas ekonomi tidak pernah diajarkan ngemplang utang dari bank. Tapi dalam ekonomi, itulah yang terjadi," pungkasnya.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up