alexametrics

PDIP: GBHN Sejalan dengan Pemindahan Ibu Kota

17 Agustus 2019, 14:44:26 WIB

JawaPos.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan amandemen UUD 1945 yang ingin menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan. ‎Menurutnya, adanya GBHN penting terkait wacana tersebut.

“Kalau tidak ada haluan negara, tahun 2024 presidennya ganti tiba-tiba ibu kota dipindahkan ke Wonosari, Gunungkidul sana,” ujar Hasto di kawasan Blok S, Jakarta, Sabtu (17/8).

Menurut Hasto, pemerintah sangat membutuhkan perencanaan untuk menentukan arah Indonesia ke depan. Inilah mengapa adanya GBHN ini dirasa perlu.

“Kita memerlukan perencanaan mana daerah-daerah yang menjadi sumber pangan, mana daerah pusat pertahanan industri kita,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Hasto mengatakan, PDIP akan melakukan lobi-lobi politik ke partai yang ada di parlemen agar GBHN bisa dihidupkan lagi. “Ini untuk tujuan nasional agar kita konsiten dalam berkemajuan membangun masa depan bersama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi mememinta izin dan dukungan untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan dalam sidang MPR pada 16 Agustus kemarin.

Menurut Jokowi, ibu kota bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa. Pemindahan ibu kota dimaksudkan untuk terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads