JawaPos Radar

Naikan Gaji ASN, PDIP Singgung Program BLT SBY

17/08/2018, 14:10 WIB | Editor: Kuswandi
Hasto Kristiyanto
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto , saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dalam pidato sidang tahunan MPR, DPR dan DPD Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) akan mendapatkan kenaikan gaji.

Saat dikonfirmasi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2019 mendatang.

"Bagi PNS itu merupakan hal yang positif, jadi tidak perlu diartikan dengan upaya elektoral Pak Jokowi," ujar Hasto saat ditemui di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (17/8).

Menurut Hasto, terpilihnya Jokowi menjadi kepala negara atas keinginan rakyat Indonesia. Bukan karena ada embel-embel dibelakangnya seperti yang terjadi di era pemerintahan sebelum Jokowi.

"Bukan karena politik bansos yang terjadi secara masif di tahun 2008-2009. Sebagaimana kita ketahui politik bansos melalui BLT (bantuan langsung tunai), kemudian didistribukan raskin," tegasnya.

Diketahui, dalam pidato penyampaian nota keuangan RAPBN 2019, Presiden Jokowi membawa kabar baik bagi para PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Tahun 2019 pemerintah akan kembali menaikkan gaji para ASN. Tidak hanya para ASN, pemerintah juga menaikkan uang yang diterima pensiunan PNS.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up