alexametrics

Pengamat Sebut Calon Gubernur DKI Harus Berpasangan dengan Tokoh NU

17 Mei 2022, 19:56:14 WIB

JawaPos.com – Pengamat Politik Moh Sholeh Basyari menilai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 wajib berpasangan dengan tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU).

“Setidaknya ada tiga alasan kenapa wakilnya harus dari NU,” kata Sholeh di Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikannya terkait dengan wacana mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang ingin disebut-sebut ingin memimpin DKI Jakarta.

Setelah pembubaran FPI, kata dia, warna Islam Betawi kembali ke habitat aslinya yakni NU. Kedua, Betawi dan NU adalah kekuatan utama sosial kemasyarakatan warga DKI. Ketiga, dengan mengambil unsur NU, lanskap politik yang dibangun Airin sebangun dengan komposisi suprastruktur politik nasional, yakni perpaduan nasionalis-nahdiyin.

Direktur Eksekutif Center For Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) itu mengungkapkan sejumlah tokoh NU yang menyiapkan diri masuk gelanggang Pilkada DKI Jakarta, antara lain, Ketua PWNU DKI Syamsul Maarif, Deputi 4 KSP Juri Ardiantoro, dan Wakil Ketua Umum PBNU Nusron Wahid.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra DKI Muhammad Taufik meminta keluarga besar Pengurus Cabang NU Jakarta Utara untuk mendoakan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany agar bisa memimpin Jakarta pada periode berikutnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads