alexametrics
Indonesia Peringkat Ke-4 Dunia

Ma’ruf Amin Siap Turunkan Angka Stunting Hingga 20 Persen per Tahun

17 Maret 2019, 21:28:06 WIB

JawaPos.com – Akses kesehatan bagi seluruh warga dan perbaikan pelayanan fasilitas, tenaga medis dan obat-obatan, menjadi fokus utama vis cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin. Karena itu pihaknya akann terus meningkatkan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

“Melalui Germas dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) kita dorong agar masyarakat Indonesia tidak mengkonsumsi hal-hal yang menimbulkan kurang sehat,” ujar Ma’ruf di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Ma’ruf juga menambahkan, untuk kesehatan ibu dan anak terutama untuk mencegah terjadinya stunting atau gagal tumbuh. Saat ini pemerintah telah menurunkan angka stunting mencapai sekitar 7 persen.

“Jika kami terpilih, Kami berjanji akan menurunkan dalam lima tahun akan datang sampai 10 persen. Bahkan sampai titik 20 persen minimal,” katanya.

Sekadar informasi, Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek‎ mengatakan, angka stunting atau kekerdilan pada bayi di bawah lima tahun akibat gizi buruk mengalami penurunan menjadi 30,8 persen. 

Angka itu menurun sekitar 6,4 persen dari lima tahun sebelumnya. Penurunan angka stunting tersebut didapat dari hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018.

Sementara angka stunting pada usia bayi di bawah dua tahun berada di angka 29 persen. Menurut Nila, penurunan angka kekerdilan ini merupakan hasil dari upaya yang telah dilakukan pihaknya bekerja sama dengan sektor-sektor lain, seperti Kementerian PUPR dalam penyediaan akses sanitasi dan air bersih.

Termasuk Kementerian Agama untuk menekan angka pernikahan dini. Karena stunting juga berkorelasi dengan penyakit tidak menular.

Sementara itu, Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan penurunan penderita stunting, rata-rata 1,2 persen per tahun selama 2013 sampai 2018.

Untuk prevalensi bayi berusia maksimal dua tahun yang menderita gangguan pertumbuhan otak dan panjang badan (stunting) tinggal 30,8 persen dibanding data Riskesdas 2013 yang mencapai 37,2 persen.

Mengacu data Riskesdas 2013, Indonesia menempati posisi keempat di dunia dengan jumlah penderita stunting terbanyak, setelah India, Pakistan, dan Nigeria. Jumlah penderita stunting di Indonesia tercatat 8,8 juta, Nigeria 10 juta, Pakistan 10,5 juta, dan India 48,2 juta. 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Ma'ruf Amin Siap Turunkan Angka Stunting Hingga 20 Persen per Tahun