alexametrics

Tambah Curiga, Kubu Prabowo-Sandi Cemas dengan Kotak Suara Kardus

16 Desember 2018, 14:34:52 WIB

JawaPos.com – Berbeda dengan pemilu sebelumnya yang menggunakan kotak suara berbahan aluminium, Pemilu kali ini akan menggunakan kotak suara berbahan karton. Kotak suara berbahan kardus itu pun menuai kontroversi di media sosial.

Chusni Mubarok, Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai wajar jika keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuai kritik dari masyarakat. Dia takut, kotak suara tersebut semakin menambah keraguan masyarakat mengenai kredibilitas pemilu mendatang.

“Saat ini kan marak ancaman Pemilu 2019 berlangsung tidak fair. Mulai dari tercecernya e-KTP hingga daftar pemilih yang juga masih bermasalah,” ujar Chusni dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/12).

Dikatakan Chusni, kondisi fisik kotak suara seperti ini dapat menimbulkan kecurigaan-kecurigaan mengenai kecurangan pemilu. Seharusnya, KPU harus lebih peka dengan kegelisahan yang ada di masyarakat.

Sebab, menurut dia, indikasi kecurangan di pilpres mendatang sudah semakin terang. Kalau tidak dapat dicegah sejak dini, maka nantinya dikhawatirkan masyarakat akan semakin kehilangan kepercayaannya kepada penyelenggara pemilu.

“Siapapun bisa buka kardus itu tanpa berbekas atau tanpa buka gemboknya. Sepertinya banyak orang juga bisa lakukan itu. Artinya gembok di situ nggak ada artinya,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman menyanggah bahwa kotak suara yang dibuat oleh pihaknya tersebut mudah rusak. Arief memastikan kotak suara berbahan karton kedap air aman untuk digunakan. Alasannya, model seperti ini juga dipilih karena lebih hemat.

“Penghematan perlu, tapi harus yang mendasar. Urusan kotak suara kok bicara hemat, sementara hutang BUMN dan gaji para elite mereka hambur-hamburkan,” tandasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (aim/JPC)



Close Ads
Tambah Curiga, Kubu Prabowo-Sandi Cemas dengan Kotak Suara Kardus