alexametrics

Misbakhun Yakin QRIS dari BI Bisa Bantu Pariwisata Bangkit Lagi

16 November 2021, 19:10:32 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah dan lembaga keuangan untuk membantu para pelaku usaha pariwisata. Tak terkecuali yang berskala mikro, dengan cara memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Pemanfaatan QRIS akan mempercepat pemulihan sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Karena pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi merupakan keniscayaan,” ujar Misbakhun saat menjadi pembicara dalam seminar yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Selasa (16/11),

Menurut Misbakhun, dalam perkembangan terakhir, QRIS sudah bisa digunakan orang asing yang datang ke Indonesia. Karena saat ini terdapat dua jasa pembayaran di luar negeri yang bekerja sama dengan jasa pembayaran lokal, sehingga ketika (turis asing) datang berwisata ke Indonesia tidak perlu menukar mata uang asingnya, tetapi langsung bisa menggunakan QRIS.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu pun mendorong perluasan penggunaan QRIS di bisnis pariwisata. Dengan demikian, katanya, wisatawan lebih mudah dalam melakukan pembayaran untuk transportasi, akomodasi, tiket destinasi, pertunjukan, bahkan saat berkuliner.

Lebih lanjut Misbakhun menganggap QRIS sejalan dengan kebiasaan transaksi nontunai yang kian marak pada masa normal baru pandemi Covid-19.

Menurutnya, pembayaran secara nontunai tak hanya menjamin keselamatan pelaku transaksi dari ancaman pandemi, tetapi juga lebih aman karena penjual maupun pembeli tidak perlu membawa uang fisik.

“Masifnya pembayaran nontunai di tengah masyarakat yang diaplikasikan di sektor pariwisata akan mempercepat proses pemulihan ekonomi di masa pandemi. Sebab, QRIS dapat membantu pembatasan kerumunan dan mengurangi potensi penularan COVID-19 lewat sentuhan langsung dari media uang tunai,” katanya.

Wakil rakyat asal Pasuruan, Jawa Timur, itu juga menganggap QRIS merupakan teknologi tepat guna. Dengan QRIS, katanya, pembeli cukup membayar sesuai harga, sedangkan penjual pun tak perlu menyediakan uang kembalian.

Misbakhun pun mengharapkan para pelaku bisnis wisata segera memanfaatkan QRIS. Dia meyakini penggunaan QRIS yang kian luas akan berkontribusi penting pada proses pemulihan ekonomi karena transaksi bisa dilakukan secara cepat tanpa terbatas ruang dan waktu.

“Maka perluasan penggunaan QRIS bagi para pedagang dan pelaku usaha di bidang pariwisata jelas menjadi keharusan, karena ini akan mendorong pemulihan sektor pariwisata dan pemulihan ekonomi secara umum,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads