alexametrics

Joman Sesalkan Penangkapan Jumhur dan Syahganda

16 Oktober 2020, 19:10:13 WIB

JawaPos.com – Penangkapan terhadap sejumlah aktivis oleh Bareskrim Polri mendapat sorotan dari Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer (Noel). Terutama beberapa aktivis pro demokrasi yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) diantaranya, Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan.

“Kami sesalkan soal insiden penangkapan para aktivis yang pro demokrasi, yakni Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan oleh aparat kepolisian,” kata Noel dalam keterangan tertulis di JawaPos.com, Jumat, (16/10).

Namun, Noel juga mendukung langkah aparat Polri yang menangkap para pelaku kerusuhan saat demonstrasi penolakan terhadap disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Untuk itu, perlu diusut tuntas siapa orang yang diduga mendalangi kerusuhan tersebut.

“Polisi juga harus segera mengungkap sumber dananya, darimana itu berasal dan siapa aktor intelektualnya. Kalau itu terjadi, kami apresiasi kinerja Polri,” ujarnya.

Karena itu, Noel meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa bertemu dan berdiskusi dengan kalangan aktivis mahasiswa, buruh dan aktivis pro demokrasi terutama untuk membahas Undang-Undang Cipta Kerja. Sebab, Jokowi harus dengar suara rakyat di akar rumput.

“Pak Jokowi juga sejak awal minta para aktivis 98 untuk mengkritisi kebijakannya agar benar-benar pro rakyat. UU Omnibus Law ini baik untuk semua rakyat, tapi memang ada beberapa pasal yang perlu dikritisi supaya bisa mengakomodir semua kelompok,” jelas dia.

Diketahui, aksi unjuk rasa terjadi di sejumlah daerah karena menolak disahkannya UU Cipta Kerja melalui rapat paripurna di Gedung DPR pada Senin, (5/10). Aksi demo itu kemudian berakhir ricuh di sejumlah daerah termasuk Ibu Kota Jakarta.

Dalam demo rusuh itu, ada banyak yang diamankan oleh aparat kepolisian termasuk anggota KAMI di Medan, Sumatera Utara. Namun, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim juga menangkap petinggi KAMI yakni Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan atas tuduhan pelanggaran UU ITE.

Editor : Dimas Ryandi



Close Ads