JawaPos Radar | Iklan Jitu

PAN Usulkan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Nol  Persen

16 Januari 2017, 19:01:46 WIB | Editor: Mochamad Nur
PAN Usulkan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Nol  Persen
Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap (Dok.Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Partai Amanat Nasional (PAN)  ‎sepakat untuk mengusulkan parliamentary  threshold atau ambang batas parlemen sebesar nol persen. Sebab dengan dibatasi,  akan mengurangi  atau merendahkan tingkat representasi derajat keterwakilan.‎

"Disproporsionalnya semakin tinggi, PAN usulkan nol persen," ujar Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1). 

Dengan kata kain, kata dia, akan menyebabkan suara sah nasional banyak yang hilang atau tidak bisa dikonversi menjadi kursi di parlemen. Andaikata tidak disetujui nol persen, menurutnya ambang batas parlemen bisa tetap dibesaran 3,5 persen. 

Alasannya, lanjut Mulfachri, parpol lembaga pemersatu bangsa, sebagai faktor integrasi nasional dan harus ada di seluruh Indonesia. "Derajat representasi harus menyebar di pelosok negeri. Kalau semakin tinggi, akan menyebabkan disproporsionalitas," tegasnya. ‎

Tak hanya ambang batas parlemen, PAN juga sepakat agar ambang batas presiden (presidential threshold) sebesar nol persen. Alasannya, dengan semakin tingginya ambang batas tersebut, akan mengurangi tumbuhnya calon-calon baru dan akan menghambat proses kompetisi.‎

"Kedua, untuk membuka peluang regenerasi, artinya kan semakin banyak calon semakin bagus," sebut Mulfachri. ‎

Kendati nol persen, anggota komisi III DPR itu  yakin tidak seluruh partai akan mengusung calonnya masing-masing. "Karena alasan kondisi politik, popularitas dan elektabilitas. Pasti akan berkoalisi, karena harus realistis dan rasional," pungkasnya. (dna/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up