JawaPos Radar

RUU Pesantren Diterima Baleg DPR, PKB: Perjuangan Belum Selesai

15/09/2018, 07:00 WIB | Editor: Ilham Safutra
RUU Pesantren Diterima Baleg DPR, PKB: Perjuangan Belum Selesai
Ketua Fraksi PKB MPR Jazilul Fawaid (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan akhirnya diterima oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR menjadi RUU inisiatif DPR. Hal itu mendapat apresiasi oleh Ketua Fraksi PKB MPR Jazilul Fawaid.

Menurut Jazilul, RUU pesantren menjadi tonggak keadilan dalam persoalan ketidakadilan di dunia pendidikan. "Sudah lebih dari satu tahun PKB membentuk tim khusus untuk memperjuangkan RUU ini. Mudah-mudahan hal ini menjadi titik awal membangun pemerataan keadilan pendidikan, terutama dunia pesantren yang sejak dulu kurang mendapatkan perhatian," terang Jazil di Senayan, Jumat (14/9).

Lulusan Pesantren Ihyaul Ulum, Gresik itu menyebut, PKB merupakan partai berbasis masyarakat pesantren atau nahdliyin, dan bahkan politisinya pun rata-rata juga lulusan pesantren.

Dengan adanya RUU inisiatif pesantren ini, berarti selangkah lagi menjadi UU. Hingga pada akhirnya negara akan lebih menguatkan pendidikan pesantren, baik dari segi pendanaan, pengakuan maupun sinkronisasi kurikulum dengan lembaga pendidikan yang dikelola negara melalui kementerian agama maupun kemendikbud.

"Memang perjuangan tidak sampai di sini saja. Kami akan tetap mendorong agar disahkan menjadi UU. Setelah itu PKB juga akan ikut aktif mengawal penerapan UU ini hingga benar-benar dirasakan dampaknya oleh pesantren,” tuturnya.

Dia menambahkan RUU ini akan menjadi sejarah awal penguatan pesantren, sebab, sebagai isntitusi pendidikan tertua di Indonesia, pesantren belum sepenuhnya mendapat pengakuan negara.

"Jangan ditanya sumbangsih pesantren terhadap negara, banyak sekali, kalau masyarakat di kampung-kampung sih sudah banyak yang mengakui peran pesantren, tapi pengakuan negara belum sepenuhnya, kini saatnta negara memberikan pengakuan yang pantas untuk pesantren,” kata Jazilul.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up