JawaPos Radar

Pilpres 2019

Soal Ahok Jadi Jurkam Jokowi-Ma'ruf, Cak Imin Cari Sosok yang Santun

15/08/2018, 00:05 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Muhaimin iskandar, cak imin
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku belum mengetahui soal rencana Ahok menjadi juru kampanye Jokowi - Ma'ruf. Namun dirinya mencari kriteria figur yang santun. (Issak/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kabar yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal diangkat menjadi juru bicara kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, menuai komentar dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Pasalnya, akan ada ratusan juru bicara (Jubir) di tim pemenangan kubu petahana.

Ketum parpol yang akrab disapa Cak Imin itu mengaku, dirinya belum mengetahui rumor yang menyebut Ahok bakal diangkat menjadi juru bicara kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Saya tidak tahu, yang jelas kami sedang melapisi jubir. Nah, di antara lapisan itu diseleksi lagi, hanya beberapa yang diterjunkan," ujar Cak Imin di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (14/8).

Saat ditanya, benarkah kubu Jokowi bakal menetapkan hingga seratus orang juru bicara, Cak Imin menyatakan tak sampai sejumlah itu.

"Semuanya tergantung kebutuhan, mungkin seratus itu stok ya, yang difungsikan enggak sampai seratus orang," ucapnya.

Lebih lanjut, Cak Imin juga menyatakan, meski jumlah yang diangkat sebagai jubir tak sampai seratus orang, tapi yang dipersiapkan kemungkinan lebih dari seratus orang.

"Kalau untuk pelatihan sebanyak-banyaknya, sehingga kami punya lapisan-lapisan. Sampai saat ini belum ada yang resmi, nanti setelah ditandatangani," katanya.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua MPR itu lebih lanjut menyatakan, jubir yang diangkat nantinya harus memenuhi sejumlah kriteria.

"Sosok yang santun, yang mendinginkan suasana, juga yang agresif, satu-dua orang boleh. Nah, kalau tokoh ulama sudah pasti ada, wong saya panglima santri," pungkas Cak Imin.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up