JawaPos Radar

Pengamat: Pak Amien Akui Kehebatan Partai Setan

15/04/2018, 14:03 WIB | Editor: Ilham Safutra
Pengamat: Pak Amien Akui Kehebatan Partai Setan
Politikus Senior Amien Rais (Hendra Eka/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Pernyataan kontroversial politikus senior Amien Rais kembali memancing kegaduhan publik. Sejumlah kalangan menyesalkan statement mantan Ketua PP Muhammadiyah tersebut. Sebab dia mendikotomikan dua partai di negeri ini, yakni Partai Allah dan Partai Setan.

Menurut Direktur Eksekutif Renaissance Political Research and Studies Khikmawanto, pernyataan yang dilontarkan mantan Ketua MPR itu suatu yang sah saja dalam politik. Sebab ingin menyemati partai koalisinya dengan Partai Allah dan lawan koalisinya dengan Partai Setan.

"Hemat saya, Pak Amien secara tidak langsung mengakui kehebatan partai yang dia labeli sebagai Partai Setan. Karena partai tersebut mampu membujuk rakyat menjadi pengikutnya," ujar Khikmawanto, Minggu (15/4).

Pengamat: Pak Amien Akui Kehebatan Partai Setan
Politikus Senior Amien Rais (Hendra Eka/Jawa Pos)

Lebih jauh Khimawanto menduga, dalam mengeluarkan statement tersebut Amien bermaksud untuk memenangkan hati rakyat. Dia menganggap partai yang berada di luar koalisi PAN dan parpol lainnya adalah Partai Setan. Saat ini koalisi partai setan itu dianggapnya sudah merusak tatanan politik bangsa. "Agar rakyat mau menjadi pengikut Partai Allah tersebut," papar Khikmawanto.

Meski cara itu dianggap tidak salah, Khikmawanto menyarankan Amien Rais untuk dapat melakukan dakwah politik yang benar dan sesuai kaidah yang benar. "Bukan malah sebaliknya demi merebut pengikut banyak Partai Allah, menggunakan cara yang tidak jauh beda dengan partai lawan koalisinya," ungkap Khikmawanto.

Sebelum Amien Rais menyebut parpol di luar koalisinya adalah Partai Setan, kata Khikmawanto, sebaiknya mantan Ketua Umum PAN itu melakukan ruqyah politik masal terhadap partai koalisinya sendiri.

"Caranya bagaimana. Tentu, karena ini berbicara panggung politik maka dengan program kerja dan gagasan yang konkret sebagai solusi agar rakyat mau kembali menjadi pengikut partai yang dibilang islam," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, pada Jumat subuh (13/4), Amien memberikan tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dalam tausiyah tersebut, Amien menyebut orang-orang yang anti-Tuhan itu otomatis bergabung dalam partai besar. Partai itu dilabelnya Partai Setan. Sementara orang yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan disebut hizbullah, Partai Allah.

(ce1/rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up