JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ketum PPP Ditangkap KPK

Jokowi Ogah Komentar Banyak Sebelum KPK Ngomong

15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Romy dan Jokowi
Ketum PPP Romahurmuziy alias Romy ditangkap KPK saat berada di Sidoarjo, Jawa Timur. (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo enggan berkomentar terkait operasi tangkap tangan yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy. Capres nomor ururt 01 itu ingin lebih dulu mendengar keterangan resmi dari KPK.

"Saya masih menunggu keterangan resmi dari KPK," ujarnya di sela-sela kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat (15/3).

Jokowi menegaskan, dirinya akan berkomentar jika sudah mendapat pernyataan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

"Sebelum ada keterangan resmi dari KPK saya engak mau komentar," imbuhnya.

Seperti diketahui, politikus Senayan yang biasa disapa Romy itu diketahui terjaring OTT yang dilakukan KPK di Wilayah Jawa Timur. Dia diduga ditangkap dengan kasus jual beli jabatan.

Selain Romy, KPK juga mengamankan empat pihak lain termasuk pejabat kementerian agama daerah. Tertangkapnya legislator Komisi IX itu bersama sejumlah pihak lain diduga terkait transaksi pengisian jabatan.

Berdasarkan data yang diakses dari laman https://acch.kpk.go.id/aplikasi-lhkpn/ terungkap harta kekayaan Rommy terakhir yang dilaporkan pada 19 Maret 2010. Dari data tersebut terungkap Rommy memiliki harta senilai Rp 11,8 miliar atau setara dengan USD 51,377.

Dalam data itu juga didapati, dia memiliki harta tidak bergerak berbentuk tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, dan Sleman senilai Rp 2,5 miliar.

Sementara itu, untuk harta bergerak berbentuk transportasi, dia melaporkan memiliki empat buah kendaraan roda empat dan dua buah kendaraan roda dua dengan nilai Rp 775 juta. Adapun, perinciannya untuk mobil yakni dua unit Toyota Kijang Innova, Ford Laser, dan Mitsubishi Pajero Sport, serta satu buah motor bermerek Honda Supra Fit.

Romy juga terungkap mempunyai usaha lainnya antara lain PT Dugapat Mas yang berasal dari hasil sendiri pada 2007 senilai Rp 1,4 miliar. Ada juga harta bergerak lainnya yakni berbentuk logam mulia, batu mulia, dan warisan serta hibah senilai Rp 1,1 miliar. Dalam data tersebut juga dijelaskan, terdapat giro setara kas senilai Rp 5,2 miliar serta piutang senilai Rp 164 juta.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Folly Akbar

Alur Cerita Berita

Rommy Sulit Jadi Justice Collaborator 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Khofifah Ragukan Jual Beli Jabatan di Kemenag 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Kiai Asep Bantah 'Nyanyian' Rommy 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Mengeluh Sakit, Rommy Belum Diperiksa KPK 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Kemenag Seharusnya Bisa Jadi Contoh 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
KPK Telusuri Jejak Kotor Rommy hingga Gresik 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Malam Ini, Mahfud MD Akan Beberkan OTT Rommy 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Menag Minta Segel Ruang Kerjanya Dibuka 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
KPK Tegaskan Rommy Tidak Dijebak 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Cerita Mahfud MD Sebelum OTT Rommy 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
OTT Rommy, Segini Barbuk yang Diamankan KPK 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Kasus OTT Rommy Rugikan Presiden Jokowi 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
OTT Ketum PPP, KPK Sita Sejumlah Uang 15 Maret 2019, 20:05:11 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini