JawaPos Radar

Soal Iklan Pemerintah di Bioskop, Ini Penjelasan Kemenkominfo

14/09/2018, 19:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Soal Iklan Pemerintah di Bioskop, Ini Penjelasan Kemenkominfo
Iklan layanan masyarakat (ILM) capaian pemerintah di bioskop yang viral di media sosial dan dianggap sebagai iklan kampanye Jokowi. (istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Munculnya iklan berisikan keberhasilan pemerinth Joko Widodo (Jokowi) yang tayang di bioskop menjadi polemik. Sebab, iklan tersebut dianggap bagian dari kampanye.

Padahal iklan itu sebetulnya merupakan iklan layanan masyarakat (ILM) yang diproduksi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferinandus Setu pun mengatakan, sebagai humas pemerintah Kemenkominfo tentu bertugas menyampaikan program, kebijakan, kegiatan, dan capaian pemerintah.

"Termasuk melalui iklan layanan masyarakat," jelasnya melalui keterangan tertulis diterima JawaPos.com, Jumat (14/9).

Lebih lanjut Ferinandus menegaskan, ILM tersebut tetap akan ditayangkan sesuai kontrak, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015, Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2015, serta Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Sementara itu, mengenai alasan dipilihnya bioskop, Ferinandus menjelaskan hal itu dikarenakan bioskop dinilai tempat yang tepat untuk menyampaikan program dan capaian pemerintah. Hal itu mengingat, jumlah penonton di bioskop terukur.

"Untuk diketahui, pengelola bioskop menyediakan space untuk iklan sebelum penayangan sebuah film," imbuhnya.

Adapun anggaran yang digunakan untuk produksi ILM dibebankan pada DIPA Kemenkominfo 2018. Proses perencanaannya sudah dimulai sejak pertengahan 2017 bersamaan dengan rancangan undang-undang APBN 2018.

Sekadar informasi, sebuah iklan layanan masyarakat (ILM) yang diproduksi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendadak viral di sosial media. Iklan yang ditayangkan di bioskop sebelum film diputar itu berisikan sosialisasi capaian kinerja pemerintah.

Sebuah akun Twitter dengan nama @nynazka merasa ILM tersebut merupakan 'iklan Jokowi'. Dia pun merasa waktunya terbuang cuma-cuma untuk melihat capaian kinerja pemerintah dalam kemasan iklan tersebut.

"Barusan nonton di bioskop cinema XXI... tolooong kembalikan 3 menit saya yang terbuang percuma gara2 pas lagi asik2 nonton thriller film2 eh tiba2 ADA IKLAN JOKOWI," tulis @nynazka pada 9 September lalu.

Adapun iklan yang menjadi sorotan itu muncul sebelum penayangan film di bioskop. Iklan tersebut memperlihatkan proses pembangunan sejumlah bendungan diikuti dengan testimoni seorang petani tentang manfaat bendungan itu.

Video tersebut ditutup dengan kutipan dari Jokowi diikuti dengan tagar atau hashtag #MENUJUINDONESIAMAJU. Terakhir muncul logo Kominfo sebagai penyedia ILM.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up