alexametrics

Datangi KPK, Sandi Jelaskan soal Mahar Rp 500 Miliar

14 Agustus 2018, 16:54:16 WIB

JawaPos.com – Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno membantah soal mahar Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS. Sandi bahkan telah menyampaikan hal ini kepada pihak LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).

“Tadi ada juga penyataan yang saya sampaikan ke Pak Cahya (Direktur LHKPN) bahwa saya membantah (soal mahar Rp 500 miliar). Saya menggarisbawahi, tidak benar ada yang jadi ungkapan selama ini ada di masyarakat. Dan semua memegang transkrip apa yang menjadi wawancara saya,” ungkapnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (14/8).

“Saya ingin semuanya sesuai best practice. Itu yang saya inginkan. Tidak ada dan tidak benar (tudingan soal mahar),” imbuhnya.

Tak hanya itu, Sandi juga menyebut bersama Prabowo akan selalu mematuhi peraturan yang ada. Bahkan, kader Gerindra ini ingin meningkatan perekonomian dan percepatan pembangunan guna menjawab aspirasi masyarakat.

“Semua yang kita lakukan di sini selalu mengacu pada perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. Saya ingin pemilu ke depan yang transparan bersih dan menjawab aspirasi masyarakat agar percepatan pembangunan, khususnya di bidang ekonomi, dapat membuka lapangan kerja. Termasuk memastikan harga bahan-bahan pangan dan bahan pokok bisa dilakukan dengan good governance,” jelasnya.

Mantan orang nomor dua di Jakarta itu juga didampingi oleh mantan Menteri ESDM, Sudirman Said. Dalam keterangannya, Sudirman menjelaskan soal laporan kekayaan Sandi.

“Pak Sandi menyampaikan laporan kekayaannya sebagai basis menuju ke depan. Tadi dikatakan tidak ada cerita mahar, tidak ada cerita pemberian uang apa pun itu. Bisa dibuktikan ke laporan kekayaan nanti,” pungkasnya.

Namun, Sudirman tak menjelaskan total kekayaan Sandi kini. Dia hanya menerangkan perihal dana sumbangan kampanye boleh berapa pun dan tak ada batasan nominal uang.

“Nanti tim kampanye akan menyusun anggaran budget itu akan dikomunikasikan dengan kandidat. Kandidat tidak punya batasan apa pun untuk menyumbang berapa pun untuk dana kampanye. Begitu pun Pak Sandi sebagai anggota Gerindra boleh menyumbang berapa pun kepada partai,” jelasnya.

Hingga detik ini, kata Sudirman, kedua capres dan cawapres sama sekali belum memberikan dana kampanye karena memang sedang disusun.

“Nanti setelah calon resmi kan baru akan ada kebutuhan untuk nyumbang dana kampanye. (Sekarang) belum ada. Belum ada uang keluar sedikit pun. Tentu akan minta support dari banyak orang. Termasuk Pak Prabowo,” tutupnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/ipp/JPC)


Close Ads
Datangi KPK, Sandi Jelaskan soal Mahar Rp 500 Miliar