JawaPos Radar

Cegah Koalisi Pecah

Nasdem Minta Jokowi Tunjuk Cawapres dari Profesional

14/07/2018, 13:26 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Nasdem Minta Jokowi Tunjuk Cawapres dari Profesional
Ketua DPP partai Nasdem, Irma Suryani Caniago saat berdiskusi di Gado-gado Boplo. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dengan mendekatnya waktu pendaftaran pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, bursa cawapres semakin memanas. Di kubu capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan telah semakin dekat untuk mengungkan pendampingnya.

Nasdem selaku salah satu partai pengusung Jokowi berharap cawapres yang ditunjuk tidak dari kalangan partai politik. Figur berlatar belakangan profesional dianggap lebih pantas.

Ketua DPP partai Nasdem, Irma Suryani Caniago membeberkan alasannya. Dengan ditunjuknya cawapres dari kalangan profesional disebut akan mencegah terjadi perpecahan koalisi pengusung Jokowi. Sebab masing-masing partai koalisi memiliki calonnya sendiri, sehingga jika keinginannya tidak terakomodir dapat terjadi perpecahan.

"Untuk menjaga soliditas antar partai (koalisi) memang kami berharap Wapresnya tidak dari parpol. Kita ingin Wapres itu dari profesional. Jadi jangan sampai itu membuat kegaduhan juga di koalisi partai," ungkap Irma di Gado-gado Boplo Jalan Gereja Theresia Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7).

Meski demikian, jika nantinya Jokowi tetap menunjuk cawapresnya dari partai maka Nasdem pun akan tetap legowo menerimanya. Dengan syarat figur tersebut bisa membawa dampak positif kepada petahana tersebut.

"Tapi kalaupun ternyata disetujui adalah (figur dari) parpol yang disetujui juga oleh koalisi ya tidak jadi masalah juga, yang penting bahwa elektabilitasnya mampu menaikkan elektabilitas Jokowi, jangan malah menjadi beban," sambungn Irma.

Dalam kesempatan ini Irma kembali menegaskan bahwa Nasdem dalam mendukung Jokowi tanpa ada embel-embel apapun, termasuk mahar politik.

Atas dasar itu pula Nasdem mengaku tidak mengusulkan nama cawapres kepada Jokowi. Partai besutan taipan media Surya Paloh itu hanya ikut berperan menganalisis nama cawapres yang masuk ke kantong Jokowi.

"Nasdem tak pernah mengusulkan cawapres. Tapi semua cawapres yang masuk itu juga menjadi analisis kami bersama," tandas Irma.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up