alexametrics

Pulangkan Anak WNI eks ISIS, MPR: Perlu Strategi dan Persiapan Matang

14 Februari 2020, 17:59:16 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang akan memulangkan anak-anak eks Anggota ISIS ke tanah air. Usulan itu pun disambut baik oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Namun, politikus yang biasa disapa Bamsoet itu meminta pemerintah agar harus benar-benar mempertimbangkan dan mengkaji secara matang sebelum mengambil keputusan dalam memulangkan anak-anak eks WNI tersebut.

“Jadi harus dibahas secara matang sebelum mengambil keputusan itu,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet kepada wartawan, Jumat (14/2).

‎Bamsoet juga ‎meminta kepada pemerintah, apabila memutuskan untuk memulangkan anak-anak eks WNI tersebut. Maka diperlukan strategi serta persiapan secara matang mulai dari pihak-pihak yang akan bertanggung jawab dalam pemulangan tersebut maupun kebutuhan yang diperlukan untuk deradikalisasi bagi anak-anak eks WNI.

“Termasuk melakukan upaya-upaya sesuai prosedur peraturan yang berlaku untuk memulangkan para anak-anak tersebut, guna mencegah masuknya paham radikalisme/terorisme di Indonesia,” katanya.

Politikus Partai Golkar ini juga ‎mendorong Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan pengawasan dan rehabilitasi terhadap anak-anak eks WNI yang akan dipulangkan.

“Agar diberikan sosialisasi terhadap bahaya terpapar pengaruh radikalisme dan terorisme, serta menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dan sikap cinta tanah air,” ungkapnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan memulangkan para WNI matan anggota ISIS ke tanah air.

Jokowi mengatakan, alasan pemerintah tidak ingin memulangkan eks Anggota ISIS ini , karena untuk menjamin masyarakat Indonesia ini.

“Bahwa pemerintah punya tanggung jawab keaman terhadap 260 juta penduduk Indonesia, itu yang kita utamakan,” ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2).

Sehingga pemerintah mengutamakan hal tersebut. Tidak ingin masyarakat Indonesia keamanannya terancam karena memulangkan eks anggota ISIS tersebut ke tanah air.

“Jadi tidak memiliki rencana pemerintah memulangkan orang-orang ISIS eks WNI tersebut,” katanya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga membuka peluang untuk memulangkan anak-anak WNI eks ISIS tersebut. ‎”Kita memang masih memberikan peluang untuk yang yatim, yatim piatu yang berada pada posisi anak-anak. Tapi kita belum tahu,” ‎‎ungkapnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads