alexametrics

Soto Mi Permata Hijau Samakan Persepsi Prabowo dan Paloh

13 Oktober 2019, 21:37:15 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Silaturahmi itu digelar di Jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Minggu (13/10).

Dalam pertemuan itu, Prabowo disambut dengan hidangan makan malam soto mi menu khas makan malam untuk kedua pimpinan elite partai tersebut.

Mantan Danjen Kopassus itu mengucapkan rasa terimakasih kepada Surya Paloh yang telah berkenan menerima di kediamannya. Prabowo bersama rombongan pun disambut oleh Surya dan jajaran elite partai Nasdem lainnya.

“Kita ngobrol sambil makan malam, makan soto mi,” kata Prabowo di kediaman Surya Paloh, Jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Minggu (13/10).

Dalam pertemuan itu, Prabowo hadir untik sama untuk menyamakan persepsi dalam pemerintahan lima tahun ke depan. Meski terkadang bersebrangan, kata Prabowo, hal itu semata untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bernegara.

“Kami sudah hubungan cukup lama, bersahabat, kadang kadang berbeda, kadang bersebrangan, tapi dalam suasana cinta tanah air kita satu,” ucap Prabowo.

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam ini untuk menyamakan persepsi antara Gerindra dan Nasdem. Prabowo pun menegaskan, sepakat untuk bersama-sama membangun keutuhan bangsa.

“Tadi kita bahas dan kita menemukan persamaan yang baik. Kita tidak ingin Indonesia rusak, tidak ingin negara kita pecah belah dan kita sepakat untuk menjaga kutuhan nasional,” tegas Prabowo.

Hasil pertemuan antara kedua pimpinan partai politik ini kemudian dijelaskan oleh Sekertaris Jenderal Partai Nasdem, Johny G Plate. Ia menyampaikan tiga poin kesepakatan antara Gerindra dan Nasdem.

Pertama, Johny menyebut kedua pemimpin partai politik, yakni Prabowo dan Surya Paloh sepakat untuk memperbaiki citra partai politik dengan meletakkan kepentingan nasional diatas segala kepentingan lain.

“Menjadikan persatuan nasional sebagai orientasi perjuangan serta menjaga keutuhan bangsa,” terang Johny.

Kedua, Prabowo dan Surya Paloh pun sepakat untuk melakukan segala hal yang dianggap perlu mencegah dan melawan segala tindakan radikalisme, berdasar paham apapun yang dapat mengancam ideologi Pancasila dan konsensus dasar kebangsaan.

“Ketiga, pemimpin partai politik sepakat bahwa amandemen UUD 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh yang menyangkut kebutuhan tata kelola negara, sehubungan dengan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan berbangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads