JawaPos Radar

Rekrut Ekonom Kwik Kian Gie

Kubu Jokowi Klaim Prabowo-Sandi Kehilangan Visi Besar Ekonomi

13/09/2018, 15:22 WIB | Editor: Kuswandi
Kwik Kian Gie
Mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie, saat diwawancarai awak media (Muhammad Ali/ Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Koalisi Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin ‎tidak mempermasalahkan jika nantinya kader senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga mantan Menteri Ekonomi,‎ Kwik Kian Gie, masuk dalam tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate mengatakan, bagus apabila nantinya Kwik Kian Gie bergabung ke Prabowo-Sandiaga. Pasalnya selama ini Prabowo terlihat kehilangan visi dan misi soal ekonomi.

"Karena kami melihat ini di sebelah (Prabowo dan Sandiaga) kehilangan visi besar ekonomi," ujar Johnny di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Kamis (13/9).

Visi besar ekonomi hilang itu, dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, lantaran kritik yang disampaikan oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno soal ekonomi tidak berdasarkan pada fakta-fakta yang ada.

"Karena hanya ‎mengangkat kasus yang tidak relevan. Bahkan nggak didukung dengan data-data," tegasnya.

Sehingga dia berharap dengan kehadiran Kwik Kian Gie bisa membuat arah visi ekonomi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno semakin jelas. Seperti dapat menghadirkan gagasan di bidang ekonomi.

"Jadi bisa menghadirkan gagasan brilian yang di bidang ekonomi," katanya.

Sebelumnya, calon presiden Prabowo Subianto tengah menggodok nama-nama tim sukses yang akan ikut bertarung di Pilpres 2019. Salah satu nama unggulan yang disebut Prabowo yakni mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie.

Prabowo mengatakan, Kwik ingin jadi penasihat ekonominya. Dia pun mengapresiasi niat Kwik, meskipun diketahui ekonom tersebut merupakan kader PDIP.

Prabowo juga mengatakan, tim suksesnya akan diisi oleh sejumlah anak-anak muda kader terbaik bangsa. Menurutnya, dalam merekrut tim, pihaknya tak membedakan latar belakang apa pun. Begitu juga soal hukum, Prabowo tengah mengumpulkan para ahli hukum. Salah satu fokusnya adalah pemberantasan korupsi.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up