JawaPos Radar | Iklan Jitu

Desak Revisi UU Terorisme, Romo Siapkan #GantiDPR2019

13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Desak Revisi UU Terorisme, Romo Siapkan #GantiDPR2019
Pray for Surabaya (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Negara belum berhasil membasmi aksi terorsime. Sejumlah aksi teror masih saja terjadi belakangan ini dan memakan korban. Terbaru di Surabaya. Melihat kondisi ini, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mendesak DPR untuk merevisi Undang-undang (UU) Terorisme.

Sekretaris Eksekutif Hubungan Hak dan Kepercayaan KWI Romo Agustinus Uluhayanan menegaskan, pengesahan UU terorisme merupakan langkah DPR dalam mendukung aparat penegak hukum membasmi kelompok radikal.

"Kepada segenap warga bangsa saudara-saudari yang terkasih, mari kita menanti wakil rakyat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya demi membantu pihak kepolisian membasmi terorisme di bangsa ini," ungkap Romo Agus di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kramat, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Agus melihat di dalam undang-undang terorisme yang saat ini masih terdapat celah kelemahan. Seperti tidak adanya kewenangan kepolisian menangkap kelompok radikal jika mereka belum melakukan pelanggaran pidana.

Atas dasar itu, Agus menyerukan agar revisi UU terorisme segera disahkan supaya penegak hukum dapat melakukan langkah pencegahan lebih maksimal. Karena kelemahan itu pula yang ditengarai penyebab tidak maksimalnya pemberantasan teroris di Indonesia.

"Undang-undang MD3 aja bisa (disahkan), jadi kenapa yang dibutuhkan rakyat semua berteriak perang melawan terorisme tapi dasar hukum kita tahu lemah," lanjut Agus.

Jika DPR terus-menerus mengulur-ngulur waktu dalam mengesahkan revisi UU terorisme, maka Romo menyiapkan tanda pagar (tagar) ganti DPR 2019 atau #gantiDPR2019.

Tagar itu terpaksa disiapkan, karena wakil rakyat dianggap tidak mendukung upaya pemberantasan terorisme. "Kalau sampai akhir tahun ini belum juga ada pengesahan Revisi Undang-undang Terorisme, mari kita bangun tagline #GantiDPR2019," pungkasnya.

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (sat/JPC)

Alur Cerita Berita

GPPS Arjuno Surabaya Kurangi Jadwal Ibadah 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Usai Diguncang Bom, 2 Gereja Kembali Aktif 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Gereja STMB Maafkan Pelaku Pengeboman 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Sri Sudah Pesan Untuk Dimakamkan di Solo 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
FKUB Aceh Kutuk Teror Bom di Surabaya 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
MUI Jatim: Terorisme Bukan Ajaran Islam 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Pasca Bom, KBS Tetap Ramai Pengunjung 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Puti Kutuk Aksi Terorisme di Surabaya 13 Mei 2018, 23:10:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up