alexametrics

Soal PAN Masuk Pemerintahan, Zulhas: Cukup Pak Prabowo Saja

13 Februari 2020, 15:05:27 WIB

JawaPos.com – Zulkifli Hasan untuk kedua kalinya terpilih ‎menjadi Ketua Umum PAN. Dia terpilih setelah mengungguli dua rivalnya, Mulfachri Harahab dan Drajad Wibowo. Namun, mantan ketua MPR itu menolak partainya disebut oposisi.

Politikus yang biasa disapa Zulhas itu justru menegaskan posisi PAN ke depan akan menjadi mitra kritis terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan juga Ma’ruf Amin.‎

“Kita tidak masuk oposisi. Kita akan jadi mitra yang kritis bisa menjadi memberikan solusi terhadap persoalan bangsa yang kita hadapi,” ujar Zulkifli Hasan kepada wartawan, Kamis (13/2).

Selain itu, Zulkifli mengatakan, PAN tidak akan seperti Partai Gerindra yang setelah Pilpres 2019 lalu memutuskan bergabung ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Cukup Gerindra saja yang berada di pemerintahan.

Namun demikian, walaupun sebagai mitra kritis pemerintah. Bukan berarti PAN tidak bisa bekerja sama kepada pemerintahan dan partai politik lain.

“Jadi cukup Pak Prabowo saja yang sana (koalisi pemerintah), Pak Prabowo sudah jadi menteri sudah ada satu lagi di sana, cukup. Saya di luar saja,” katanya.

Diketahui Zulkifli Hasan terpilih menjadi Ketua Umum PAN periode 2020-2025. Kemenangan Zulhas ini melalui mekanisme voting yang digelar di Kendari Sulawesi Utara.

Dalam mekanisme voting tersebut, Zulkifli Hasan mendapatkan suara 331. Sementara Mulfachri Harahab mendapatkan 225 suara. Kemudian kontestan Drajad Wibowo mendapatkan enam suara. Suara tidak sah berjumlah tiga suara. Total suara dalam hajatan akbar ini berjumlah 565 suara.

Adapun jumlah suara yang memilih 563 dari jumlah total permilih 590 dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Ketua Umum, Sekretaris Jenderal (Sekjen), Bendahara Umum PAN, serta dari sejumlah organisasi sayap partai berlambang matahari terbit itu.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads