alexametrics
Pilpres 2019

Pantang Baper, Sandiaga Uno: Emang Saya Anak Mami, Masa Anak Tetangga?

13 Februari 2019, 15:47:07 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku tak merasa terganggu dicap sebagai ‘anak mami’ oleh kubu lawannya. Pernyataan mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu untuk menanggapi kemarahan ibunya, Mien Uno, lantaran tudingan ‘Sandiwara Uno’.

“Enggak lah (marah), saya ini urat bapernya udah putus. Kalau dikatain anak mami, emang anak mami. Masa anak tetangga, anak tante, kan enggak,” kata Sandi di Jakarta, Rabu (13/2).

Namun begitu, Sandi kembali menegaskan, tudingan terkait Sandiwara Uno yang terus dilontarkan kubu rivalnya itu tidak benar. Seluruh dugaan mengenai sandiwara yang ada di setiap kegiatan kampanye itu tidak pernah terbukti.

“Fakta bahwa yang dituduhkan itu tidak betul. Mulai dari Fadli Zon yang ada di Sumut, sampai manusia berlumpur di Makassar, Pak Subhan (Petani Bawang). Semua terbukti memang orangnya ada, dan apa yang masyarakat sampaikan kepada saya itu apa adanya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sandi justru khawatir dengan lontaran dugaan sandiwara yang terus digencarkan oleh elite parpol. Bagi dia, ini justru semakin menjauhkan elite dengan masyarakat.

“Elite itu harus dengar apa yang dikatakan masyarakat. Jangan berpretensi oh bohong, dia dulu siapa. Jadi dicurigai dulu. Suuzon dulu. Kalau saya husnuzon. Saya lihat semua itu dari mata yang positif, membangun positif,” terangnya.

“Gelas itu selalu setengah penuh buat saya, bukan setengah kosong. Saya melihat Indonesia akan lebih baik kalau kita bisa mendengar aspirasi dari rakyat kecil. Itu esensi pertama,” sambungnya.

Atas dasar itu, Sandi menilai wajar jika ibunya marah lantaran anaknya dituduh sebagai pemain sandiwara. Selain telah berusia senja, ibunya dianggap selalu mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepadanya.

“Saya masuk politik meminta izin rida dari ibu saya. Saya tidak akan mungkin menyakiti hati, perasaan ibu saya atau ibu-ibu yang lain. Saya berjuang untuk ibu-ibu di seluruh Indonesia,” paparnya.

Karena itu, Sandi berharap dirinya ingin kaum ibu bisa selalu berbahagia. “Tapi kalau mereka tercoreng hatinya karena dituduh, karena dianggap rekayasa, sakit hatinya ini yang saya khawatirkan kita enggak bisa mendapatkan rida kalo ibu-ibu kita tidak kita hargai,” tukasnya.

Sebelumnya, ibunda Sandiaga Uno, Rachmini Rachman Uno mengaku sakit hati anaknya kerap dilabeli dengan narasi ‘Sandiwara Uno’. Sebagai sosok orang yang membesarkan anaknya, Sandi dinilai mustahil melakukan praktik tersebut.

“Jadi kalau ada yang mengatakan ‘Sandiwara Uno’ itu adalah sesuatu yang mungkin dia (Sandi) tidak apa-apa, tapi yang sakit hati itu ibunya,” terang Mien Uno, sapaan akrabnya, sambil berkaca-kaca di dalam acara diskusi di Prabowo-Sandi Media Center, Jakarta (11/2).

Dia menuturkan, meski anaknya yang maju sebagai kandidat wapres 2019 itu memilih tidak membalas menyerang kepada pihak yang memfitnahnya, namun sebagai seorang ibu yang melahirkan Sandiaga, Mien Uno merasa sakit hati. Dia pun menyatakan ingin sekali menjelaskan kepada pihak yang telah memfitnah anaknya.

Bagi dia, sosok Sandiaga Uno yang telah dibesarkan dengan nilai-nilai jauh dari dari kebohongan dan kebencian. Perempuan berusia 78 tahun itu pun meminta sejumlah pihak yang telah memfitnah anaknya meminta maaf kepadanya.

“Saya ingin berhadapan dengan orang itu untuk mengatakan bahwa apa yang dilakukan adalah sesuatu yang memang benar terjadi. Sekarang, kalau ada orang yang mengatakan itu Sandiwara Uno, dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik. Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?” tegasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Igman Ibrahim

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Pantang Baper, Sandiaga Uno: Emang Saya Anak Mami, Masa Anak Tetangga?