JawaPos Radar

Sejumlah Kepala Daerah Ngambek Ke KPU, Begini Kata Bawaslu

13/02/2018, 02:35 WIB | Editor: Imam Solehudin
Pilkada Serentak
Ilustrasi KPU (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan calon yang berhak maju di pilkada Serentak 2018. Namun, di sejumlah daerah, terdapat beberapa calon yang tidak memenuhi syarat karena beberapa pertimbangan.

Menanggapi hal itu, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochammad Afifudin mengatakan, saat ini pihaknya tengah membuka bagi siapapun paslon yang dinyatakan tidak lolos tahap verifikasi untuk melakukan gugatan kepada Bawaslu.

Adapun waktu yang diberikan oleh Bawaslu, kata Afif, yakni tiga hari setelah penetapan paslon. Serta baru akan diproses dan diumumkan dalam 12 hari kalender.

"Mereka berhak melakukan gugatan bawaslu di level masing-masing, 3 hari setelah ini dan akan diproses setelah 12 hari kalender, tidak mengenal sabtu dan minggu," kata Afif di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (12/2).

Lebih lanjut, Afif menegaskan, saat ini pihaknya mengaku siap menghadapi gugatan paslon di seluruh Indonesia. Bahkan, dari jauh hari, pihaknya telah mengkonsolidasikan barisan untuk menghadapi potensi sengketa ini.

"Semua model teknis berita acara, kita kasih pelatihan sebelum acara masa pencalonan ini semua udah siap. sumut kita cek sudah siap," ungkapnya.

Sebagai informasi, saat ini beberapa pasangan calon yang dinyatakan tidak lolos oleh KPU menyatakan aksi protes dihadapan media.

Bahkan, baru-baru ini, Jopinus Ramli-Ance Selian menyatakan protes lantaran pihaknya tidak diloloskan oleh KPU.

JR-Ance Selian dinyatakan tidak lolos lantaran terkendala dengan ijazah.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up