JawaPos Radar

Oso Sebut Cabut Dukungan di Detik Terakhir Itu Biasa

13/01/2018, 00:16 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Oso
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Fenomena bongkar-pasang calon kepala daerah pada detik-detik akhir masa pendaftaran, mendapat sorotan dari Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang.

Politisi senior yang akrab disapa Oso ini menilai, bongkar-pasang calon kepala daerah hal yang biasa. Pasalnya, partai politik memiliki pertimbangan mendalam ketika melakukan hal tersebut. 

“Itu wajar. Ini kan terutama demi melahirkan kepala daerah yang benar-benar mampu membawa perubahan,” ujar Oso di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat (12/1).

Oso juga mengungkapkan, pencabutan dukungan di detik terakhir biasanya karena ada kepentingan bangsa yang lebih besar. 

“Jadi itu bisa dicabut (dukungan) pada menit akhir, kenapa? Tentu karena kepentingan yang lebih besar. Jadi itu haknya partai, enggak bisa orang lain mengintervensi keputusan partai lain,” ujar Oesman.

Meski tidak bisa diintervensi oleh parpol lain, Oso juga menganggap kebersamaan antara partai politik tetap dibutuhkan untuk mengusung pasangan calon.

Ia beralasan, tidak semua parpol bisa mengusung sendiri pasangan yang diinginkan, mengingat syarat minimal jumlah perolehan suara.

"Memang dibutuhkan kebersamaan antarpartai koalisi. Tapi kalau enggak sepaham, ya pindah. Itu haknya partai,” kata Oso.

Lebih lanjut, Oso yang juga Ketua DPD RI ini berharap Pilkada 2018 yang digelar serentak di 171 daerah dapat berjalan dengan baik. “Harapannya semoga Pilkada dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar peduli dengan rakyat,” pungkas Oso.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up