JawaPos Radar

Andi Arief Sentil Prabowo, Ini Pernyataan Elite Demokrat

12/10/2018, 17:25 WIB | Editor: Imam Solehudin
Ferdinand Hutahaean
Wasekjen Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand menyebut kritik yang disampaikan Andi Arief adalah hal yang positif. Bukan menyudutkan Prabowo, tapi memotivasi eks Danjen Kopassus itu. (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief kembali menulis pernyataan kontroversial di akun Twitter-nya. Dia menyebut Prabowo Subianto seperti kurang serius menjadi capres karena terkesan malas-malasan keliling Indonesia.

Menanggapi itu, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan, yang disampaikan Andi merupakan kritik membangun. Dia berharap agar koalisi semakin gencar dalam upaya pemenangan pasangan Prabowo-Sandi.

Ferdinand pun beranggapan bahwa rekannya itu sudah tidak sabar agar Prabowo betul-betul menjadi presiden di 2019. Oleh karena itu Andi selalu menuntut agar Prabowo bekerja lebih keras lagi.

"Apa yang disampaikan Andi Arief itu sifatnya positif. Untuk kebaikan semua, karena kita ingin menang dalam pilpres ini. Mungkin Andi Arief semangatnya tinggi mau Prabowo cepat-cepat jadi presiden," ujar Ferdinand di kawasan Tebet, Jakarta Pusat, Jumat (12/10).

Namun Ferdinand memastikan bahwa twit Andi mewakili personal, tidak ada kaitannya dengan keputusan partai. Pasalnya, keputusan partai disampaikan secara resmi kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, bukan lewat media sosial.

"Tetapi itu adalah apa yang disampaikan personal. Tidak terkait dengan partai. Karena partai menyalurkan masukan secara langsung melalui tim pemenangan Prabowo maupun Sandi," imbuhnya.

Di sisi lain, anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menganggap BPN telah menyusun jadwal Prabowo untuk keliling Indonesia. Semuanya dijalankan sesuai konsep agar mengefektifkan kampanye.

"Prabowo tidak (kurang keliling Indonesia) juga. Pak Prabowo itu kita juga sudah mengatur jadwal yang harus dilakukan. Kita juga tidak mau keliling seperti komedi putar," pungkas Ferdinand.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up