JawaPos Radar | Iklan Jitu

Mencari Ibu Negara Hinga Protes di MK

Sam Aliano Ingin Jokowi Buktikan Ucapannya

12 Juli 2018, 15:10:58 WIB | Editor: Imam Solehudin
Sam Aliano
Politikus Partai Idaman, Sam Aliano yakin jika Pilpres 2019 mendatang hanya diikuti calon tunggal. (Ist/Jawapos.com)
Share this

JawaPos.com – Politikus Partai Idaman, Sam Aliano mengkritik aturan ambang batas pencalonan presiden (presidential treshold). Menurutnya, aturan yang mensyaratkan 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional, merugikan para figur yang ingin maju di Pilpres 2019.

Sam, yang memang berencana maju dalam Pilpres, menilai PT aturan tersebut membatasi hak masyarakat. Termasuk menutup peluang bagi partai kecil dan menengah untuk mengajukan calon presiden alternatif dan potensial.

"Bahkan, berpotensi menjadikan calon tunggal dalam pilpres 2019," kata Sam saat menggelar aksi Demo di Gedung MK, Kamis (12/7).

"Saya sebagai calon presiden bersama para relawan menggelar aksi protes ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar menghapus ambang batas pencalonan presiden. Pasal ini sangat bertentangan dengan demokrasi dan tidak adil bagi kami," lanjut pria berlatar pengusaha ini.

Menurut Sam, saat ini calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengamankan tiket pencalonannya, dengan menguasai enam partai politik. "Sekarang hanya tinggal 3 atau 4 partai saja yang belum menentukan calonnya, itupun diperebutkan banyak capres," tegas Sam.

Dan yang lebih menyulitkan lagi, lanjut dia, adalah syarat ambang batas pencalonan 20 persen. "Kami merasa terjebak ikat leher. " tegasnya.

Partai politik seharusnya berpihak kepada rakyat karena sejatinya merupakan representasi dari rakyat. Sayangnya, parpol dikuasai oleh kepentingan elite partai tanpa memikirkan kepentingan rakyat.

"Seharusnya ketum partai berpihak dan mendengar rakyat karena partai milik rakyat bukan milik perusahaan atau pribadi. Jangan karena mendapatkan jatah, lalu melupakan rakyat. Sekalian aja semua partai ke Pak Jokowi, kenapa tidak sekalian Pak Jokowi jadi calon tunggal saja," keluhnya.

Sam berharap, Jokowi membuktikan omonganya beberapa waktu lalu saat berbicara di sejumlah media. Yakni berharap agar dalam pilpres mendatang banyak pilihan capres.

"Kata Pak Jokowi banyak capres banyak pilihan, banyak pilihan mana pak Presiden Jokowi? Buktikan omongannya. Faktanya, pilihan hanya ada 2 kandidat. Susah, apa lagi 3 atau lebih agak sulit," kata Ketum APMI tersebut.

Seperti diketahui, Sam Aliano telah banyak berusaha untuk menjadi calon presiden. Bahkan, dia mengadakan sayembara mencari ibu negara dengan menyediakan mas kawin sebesar 1 kilogram emas dan berlian.

Tak tanggung-tanggung, dia akan menikahi calon ibu negara di istana dengan kereta kencana. Veronica Tan, mantan istri Ahok menjadi salah satu pilihannya menjadi ibu negara.

"Kami terjebak (aturan PT). Rencana program saya menghapus utang negara terancam gagal. Saya sedih karena rakyat bisa kecewa dengan apa yang saya janjikan," pungkas Sam.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up