JawaPos Radar | Iklan Jitu

Cak Imin Rayu PDIP Jadi Cawapres, Katanya Punya 10 Juta Suara

12 Juli 2018, 16:17:44 WIB | Editor: Kuswandi
Cak Imin
Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar terus saja ingin menjadi pendampingnya Joko Widodo (Jokowi) di PIlpres 2019 mendatang.

Bahkan Cak Imin terus saja menggembar-gemborkan nama JOIN yang artinya adalah Jokowi-Muhaimin. Dengan 'nafsunya' Cak Imin menjadi cawapres, rupanya dia pernah melobi salah satu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Fungsionaris PDIP, Eva Kusuma Sundari mengaku dirinya pernah ditelpon Cak Imin beberapa waktu lalu. Eva berkata Cak Imin meminta supaya dapat dukungan dari dirinya dan juga PDIP untuk bisa menjadi cawapres.

"Dia ketawa-ketawa saja, dulu sih ini. Bilang kamu harus dukung aku dong," ujar Eva sambil menirukan Cak Imin, Kamis (12/7).

Lewat sambungan telpon itu, Eva mengungkapkan Cak Imin mengaku punya dukungan 10 juta suara dari pendukungnya. Sehingga bisa membantu Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Namun bagi Eva, tawaran suara 10 juta ini masih kalah tinggi dari dukungan simpatisan, dan juga kader PDIP‎ untuk Pilpres 2019 ini.

"Waktu itu dia bilang punya 10 juta, lalu saya bilang kalau urusan pendukung kan lebih tinggi PDIP, tapi enggak pakai ancam," kata Eva.

Sekadar informasi, Cak Imin terus berusaha menjadi cawapresnya Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Bahkan dia sudah membuat posko di beberapa daerah dengan nama JOIN.

Spanduknya pun beberapa waktu lalu menghiasi ibu kota dan juga daerah lainnya. Dengan dia pantas menjadi cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up