JawaPos Radar | Iklan Jitu

Cak Imin: Jokowi Tidak Gandeng Saya Bahaya

12 Juli 2018, 16:53:58 WIB | Editor: Kuswandi
Cak Imin
Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut sudah ada lima nama cawapres yang ada di kontornya. Spekulasi pun bermunculan, bahkan banyak yang menyebut nama itu adalah, Ketua MUI Ma'ruf Amin, mantan Ketua MK Mahfud MD, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan mantan Menteri Perekonomian Chairul Tandjung.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengaku yakni dirinya bakal dipilih oleh Jokowi menjadi pendampingnya di 2019 mendatang.

"Masih JOIN (Jokowi-Muhaimin), tidak ada pilihan selain JOIN," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/7).

Wakil Ketua MPR ini menyebut, apabila Jokowi mengambil cawapres dari tokoh lain dan bukan dirinya, maka sangatlah berbahaya. Oleh sebab itu, memang Jokowi perlu menggandeng dirinya.

Menurut Cak Imin, saat ini dirinya mendapat dukungan dari 11 juta suara dari pemilihnya dan juga dari PKB. Maka apabila Jokowi mengambil tokoh lain, Cak Imin menduga bakal kalah.

"Kalau enggak JOIN bahaya, nanti kalah sama lawannya," katanya.

Bagi Cak Imin, tidak ada opsi lain selain JOIN. Sehingga sampai dengan saat ini dirinya dan juga PKB terus berupaya supaya bisa menjadi cawapres dari Jokowi.

"JOIN masih sampai pendaftaran KPU. Itu akan menjadi perjuangan kita," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan ada lima nama kandidat yang bakal mendampinginya di Pilpres 2019 mendatang. Lima nama ini merupakan pengdrucutan dari sepuluh nama yang sudah masuk pertimbangan.

Lima nama ini masih terus 'digodok' oleh Jokowi. Sehingga nantinya dipilih salah satu untuk menjadi cawapresnya mendatang.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up