alexametrics

Surya Paloh dan Sohibul Iman Pelukan, Jokowi Akui Dirinya Cemburu

11 November 2019, 21:51:59 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali angkat suara terkait sindirannya kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh setelah berpelukan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Dia menyebut sindiran itu hanya sebatas kecemburuan terhadap teman dekat.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri HUT Partai NasDem ke-8 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11). Ucapan tersebut pun direspon meriah oleh seluruh kader NasDem yang hadir.

“Urusan rangkulan Bang Surya dan Pak Sohibul Iman itu hanya masalah kecemburuan, masalah kecemburuan karena saya tidak pernah dirangkul seerat itu,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan menyatakan akan memeluk erat Surya setelah menyampaikan amanatnya. “Sehabis saya menyampaikan sambutan saya akan peluk erat Bang Surya lebih erat dari beliau memeluk Bapak Sohibul Iman,” jelasnya.

Hal itu pun terbukti, seusai Jokowi turun panggung langsung terjadi pelukan yang begitu hangat dengan Surya. Pelukam terjadi sekitar 5 detik. Para kader dan tamu yang hadir lantas bersorak dengan meriah.

Jokowi mengatakan, tidak ada yang salah dari rangkulan antara Surya Paloh dan Sohibul Iman. Dengan catatan niatnya untuk komitmen kebangsaan, bukan alasan terselubung.

“Apa yang salah apa yang keliru kalau rangkulan itu untuk komitmen persaudaraan untuk mempererat kerukunan untuk komitmen persatuan sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tambahnya.

Di sisi lain, Jokowi menyampaikan sindirannya kepada Surya hanya sebatas canda antar sahabat. Oleh karena itu dianggap tidak perlu dimaknai secara negatif.

“Jangan ditanggapi kesana kesini. Ada yang curiga, ada yang sinis, ada yang nggak percaya. Apa yang salah apalagi tadi sudah disampaikan juga oleh Bank Surya betapa sayangnya Bang Surya kepada Ibu Megawati. Salah besar kalau ada yang menyampaikan koalisi ini sudah tidak rukun lagi itu keliru, kita rukun-rukun saja,” tegasnya.

Sementara itu, Surya Paloh menegaskan hasil Kongres ke-2 partai memastikan NasDem berkomitmen penuh berada di dalam pemerintahan. Tidak ada niatan partai menjadi benalu dalam pemerintahan.

“Suasanya kongres begitu luar biasa dengan berbagai pembahasan sampai menentukan satu titik untuk tujuan bersama, partai ini harus tetap semangatnya membantu pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin,” ucap dia.

Meski begitu, Surya mengatakan, partainya akan tetap menggelar komunikasi dengan partai-partai lain termasuk partai oposisi. Hal itu guna menjaga keseimbangan jalannya pemerintahan.

“Partai terus menerus berupaya mengukuhkan komunikasi dan konsolidasi bersama komponen elemen masyarakat tanpa membedakan yang ada didalam maupun di luar pemerintahan,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads