alexametrics

Capim dari Kalangan Akademisi Ini Setuju KPK Terbitkan SP3

11 September 2019, 23:39:23 WIB

JawaPos.com – Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Nurul Gufron mendapatkan giliran fit and propper test di Komisi III DPR. Uji kepatutan dan kelayakan kepada Dosen Universitas Jember, Jawa Timur itu dimulai pukul 22.00 WIB.

Dalam pemaparannya, Nurul Gufron setuju apabila KPK bisa menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Menurutnya SP3 adalah sebuah keniscayaan. Karena bisa saja namanya manusia melakukan sebuah kesalahan.

“Untuk memberikan way out (jalan keluar) atas kemanusiaan yang ‎memungkinkan khilaf dan salah. Maka butuh SP3. Karena tidak semua yang disidik adalah benar,” ujar Gufron di depan Anggota Komsi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).

Namun Gufron menilai, saat ini banyak yang memandang bahwa penerbitan SP3 itu diperjualbelikan. Misalnya, ada orang yang memiliki uang banyak namun berstatus tersangka. Maka orang itu bisa saja membeli SP3 tersebut.

“Jadi wajar saja, jika publik masih pro kontra soal SP3. Karena faktanya banyak SP3 yang diperjualbelikan,” katanya.

Namun demikian, pandangannya mengenai SP3 ini bukanlah berkaitan dengan Revisi UU Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurutnya, dia menulis tentang SP3 tersebut pada 2004 silam.

“Jadi tidak ada kaitannya dengan revisi. Tidak karena saya capim atau apapun itu,” ungkapnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads