JawaPos Radar

Kader Demokrat Dukung Jokowi-Maruf Amin, Nasdem: Ini Partai Bingung

11/09/2018, 16:51 WIB | Editor: Kuswandi
demokrat
Ilustrasi: Partai Demokrat (Mifathul Hayat/ Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Kader-kader potensial Partai Demokrat satu per satu mulai merapat mendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Padahal Demokrat sudah komitmen dukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Lima kader Partai Demokrat yang menyatakan dukung Jokowi-Ma'ruf Amin juga belum mendapatkan sanksi. Padahal berbeda dukungan dengan Partai Demokrat.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPP Partai Nasdem Achmad Effendy Choirie menduga publik akan melihat Partai Demokrat saat ini sedang tidak yakin dengan pasangan yang diusungnya di Pilpres. Sebab kader-kadernya sudah tidak taat terhadap keputusan partai.

"‎Publik akan mengira ini partai bingung, atau ini partai sedang tidak yakin dengan calon yang diusung," ujar pria yang akrab disapa Gus Choi di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (11/9).

Oleh sebab itu dikatakan Gus Choi, memang sudah menjadi nasib Partai Demokrat yang saat ini sedang galau dengan pilihan sikapnya di Pilpres. Karena mendukung salah satu pasangan serba salah. Sehingga akhirnya banyak kader yang tidak mengikuti arahan partai.

"Mungkin itu nasib dan perjalanan hidup yang dialami Demokrat, sedang tidak menentu, sedang tidak jelas, ke sini ada hambatan, ke sana kok tidak jelas," katanya.

Namun demikian Gus Choi tidak ingin menyimpulkan partai berlogo bintang mercy ini sedang bermain dua kaki. Namun kenyataanya di Pilpres 2014 silam Demokrat bermain dua kaki yang seolah-olah bersikap netral.

"Demokrat kan sudah biasa dua kaki. Periode lalu dua kaki. Enggak sukses bikin konvensi presiden setelah itu ikut sana sini," tegasnya.

Sekadar informasi satu per satu kader Partai Demokrat merapat mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan juga Ma'ruf Amin. Padahal partai yang dinakhodai oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Adapun lima kader Partai Demokrat yang menyatakan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin adalah mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang, dan Ruhut Sitompul.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up