alexametrics

PDIP Tunggu Momentum Tepat Umumkan Paslon Pilwali Kota Surabaya

11 Agustus 2020, 13:21:55 WIB

JawaPos.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum mengumumkan pasangan calon kepala daerah untuk pemilihan wali (pilwali) kota Surabaya. Alasannya masih menunggu momentum yang tepat.

“Politik itu melihat momentum, ada kalkulasi, ada juga kontemplasi. Jadi politik itu menyatukan alam pikir dan alam rasa. ‎Kami diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri untuk dapat melihat momentum itu,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (11/8).

Namun demikian, Hasto mengatakan untuk pilkada kota Surabaya, nantinya akan diumumkan dengan Pilkada Bali. Namun sekali lagi pengumumanya masih menunggu momentum yang tepat.

“Sehingga Kota Surabaya itu akan kita umumkan pada gelombang keempat bersama dengan Provinsi Bali, kabupaten kota yang ada di Bali dan juga dengan para calon gubernur dan calon wakil gubernur secara serentak,” katanya.

Hasto mengatakan, dalam setiap politik dibutuhkan kalkulasi dan strategi yang matang. Saat ini itulah yang dilakukan oleh PDIP dalam Pilwali di Kota Surabaya.

“Dengan demikian ini persoalan strategi dan kalkulasi politik dan momentum politik. Partai terus mempersiapkan kader-kader untuk menjadi pemimpin,” katanya.

Hasto tidak menutup kemungkinan koalisi dukungan politik ke depan untuk Pilwali Surabaya akan berubah dalam pengusungan calon wali kota tersebut. Sehingga dirinya tidak ingin terburu-buru dalam mengumumkan Pilwali Kota Surabaya. Karena dibutuhkan strategi dan kalkulasi yang matang.

“Karena itulah akan terjadi perubahan peta politik terkait dukungan pasangan calon,” ungkapnya.‎

Hasto mengatakan PDIP akan menjaga basis-basis PDIP di Surabaya dengan kekompakan dan soliditas. Karena sudah 20 tahun PDIP menempatkan kadernya menjadi wali kota seperti Bambang Dwi Hartono dan Tri Rismaharini.

‎”Kami percaya kota Surabaya merupakan basis dari PDIP basis tersebut dijaga dengan sebaik-baiknya dengan penuh kekompakan penuh soliditas,” ungkapnya.

Diketahui, DPC PDIP Kota Surabaya sudah mengakukan rekomendasi enam nama calon kepala daerah ke DPP PDIP Pusat. Mereka adalah ‎Wakil Wali Kota Wishnu Sakti Buana, pengurus DPC Surabaya Dyah Katarina, kemudian Armuji, Anugrah Ariyadi, Ony Setiawan, dan Eddy Tarmidi.

Sementara bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin sudah mengantongi delapan rekomendasi dari partai politik. Diantaranya adalah PKB, PKS, PPP, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN dan Gerindra.

Hanya tinggal PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang belum menentukan sikapnya di Pilwali Kota Surabaya ini.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono




Close Ads