JawaPos Radar

Pilpres 2019

Ini yang Terjadi Jika Prabowo Beri Mandat Nyapres pada Anies

11/07/2018, 23:43 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Prabowo - Anies
Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Anies Baswedan. (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tidak memikirkan opsi lain untuk mencalonkan tokoh lain di Pilpres 2019. Prabowo Subianto sebagai pendiri sekaligus ketua umum partai tersebut sudah menjadi harga mati.

Namun, pencapresan Prabowo bisa gagal hanya karena tak sanggup memenuhi syarat ambang batas pencapresan sebesar 20 persen. Karena itu, Gerindra tetap butuh partai lain untuk berkoalisi. Seperti PKS dan PAN yang saat ini belum memutuskan dukungan untuk Pilpres 2019.

Tapi masalahnya, internal PKS ternyata belumlah solid untuk sepenuhnya menudung Prabowo. Karena di internal partai berlogo bulan sabit kembar itu ada sebagian faksi yang berharap Prabowo memandatkan posisi capresnya pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sehingga bisa berpasangan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, yang merupakan kader senior PKS.

Jokowi, Anies dan Prabowo
Anies Baswedan di antara Jokowi dan Prabowo. (Kokoh/JawaPos.com)

Menanggapi polemik itu, Pengamat politik dari Universitas Mercu Buana (UMB) Maksimus Ramses Lolongkoe mengatakan, bukan tidak mungkin PKS akan pergi apabila Gerindra menganggap pencapresan Prabowo sebagai 'harga mati' menjadi capres.

"Dalam politik semua bisa terjadi. Jadi bisa saja koalisi ini bubar. Karena PKS ngotot juga. Sementara Prabowo enggak mungkin legawa jika posisi capres diserahkan begituu saja," ujar Ramses kepada JawaPos.com, Rabu (11/7).

Karena itu, Ramses menilai sangt mungkin dan layak jika  Prabowo menjadi 'king maker'. Namun itu adalah opsi terakhir. Karena dipastikan Gerindra 'ngotot'. Alasannya pun logis karena tidak ada tokoh lian yang bisa menandingi Prabowo Subianto elektabilitasnya.

"Dilemanya, Prabowo juga bisa ditinggal pendukungnya jika tak jadi capres di 2019 dan memilih menjadi 'king maker'. Pasti ada pendukungnya kecewa. Apalagi Gerindra sudah membuat donasi #GalangPerjuangan," tegasnya.

Sementara berdasarkan riset dari Survei Polling Indonesia (SPIN) meyebutkan, Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemilih loyal sebesar 40 persen. Sedangkan Prabowo hanya sebesar 20 persen pemilih loyal. Sehingga apabila ditinggalkan pemilihnya, maka suara mantan Danjen Kopassus ini bisa bisa hilang drastis, dengan angka pemilih loyal sebesar 20 presen ini.

Sementara itu, Pengamat politik dari Universitas Jayabaya Igor Dirgantara mengatakan, apabila Prabowo tidak menjadi capres dan hanya menjadi aktor di belakang layar. Maka sudah pasti akan berpengaruh ke Gerindra langsung. Partai ini bisa kehilangan pemilihnya di Pemilu 2019.

"Karena kalau Gerindra tidak menjadi capres maka akan merusak akar rumput di bawah. Makanya Prabowo tetap maju sesuai mandat di Hambalang," ungkap Igor.

Namun dalam politik, segala hal bisa terjadi. Bisa saja Prabowo menjadi 'king maker' dengan memberikan mandat ke orang lain, supaya PKS dan partai lainnya tidak 'kabur'.  Tapi hal buruk menanti bil‎a Prabowo. Sebab suara Gerindra bakal merosot di Pemilu 2019 mendatang. 

"Kita lihat satu atau dua minggu kedepan. Karena peta politiknya masih sangat dinamis," tuturnya.

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Smule menegaskan, tidak pernah terbesit sekalipun partai berlambang kepala garuda ini tidak menjadikan Prabowo sebagai capres. 

Dalam rapat kerja nasional (rakernas) Partai Gerindra beberapa waktu lalu juga Prabowo Subianto telah menegaskan menerima mandat dan siap menjadi capres.

"Prabowo ini sudah menerima mandat untuk menjadi capres. Jadi enggak ada kemungkinan memberikan mandat," ungkap Iwan.

Iwan mengaku yakin PKS dan juga PAN tidak bakal meninggalkan Prabowo Subianto. Dia yakin dua partai itu bakal mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Ketimbang egois demi partainya saja.

"Saya pikir mereka negarawan akan menempatkan bangsa dan negara atas kepentingan kelompoknya," pungkasnya. 

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up