alexametrics

MKP Gerindra Belum Bisa Pastikan Andre Rosiade Bersalah atau Tidak

11 Februari 2020, 19:40:38 WIB

JawaPos.com – Ketua Mahkamah Kehormatan Partai (MKP) Gerindra Mutanto Juwono mengatakan, pihaknya telah meminta penjelasan Andre soal kronologi dan pemberitaan di media massa tentang keterlibatan kader partainya di penggerebekan Pekerja Seks Komersil (PSK).

“Jadi yang kami dalami adalah kejadian-kejadian yang disana karena kami sekarang ini agak rancu terhadap masalah-masalah, termasuk berita-berita yang berkembang disana,” kata Mutanto di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Selasa (11/2).

Namun demikian, Mahkamah Kehormatan belum bisa memutuskan apakah Andre Rosiade bersalah atau tidak terkait penggerebekan PSK di Padang, Sumatera Barat tersebut.

Menurut Mutato, Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra akan berkomunikasi dengan Tim Advokasi Partai Gerindra. Setelah itu mengeluarkan rekomendasinya.

“Jadi klarifikasi itu masih akan kita simpulkan, nanti kita kerjasama dalam tim advokasi kita kemudian baru nanti partai,” katanya.

Dari pemeriksaan tersebut, Mutanto mengatakan, pihaknya memberikan 20 pertanyaan terhadap Andre Rosiade. Semuanya masih didalami. Sehingga Mahkamah Kehormatan belum bisa menentukan sikapnya.

“Ada banyak, jadi ada 20 pertanyaan,” ungkapnya.

Selain itu, Mutanto mengatakan, pemeriksaan Andre Rosiade ‎sudah cukup untuk dimintakan klarifikasinya. Sehingga pihaknya tidak akan melakukan pemanggilan lagi terhadap Anggota Komisi VI DPR tersebut.

“Tidak akan memanggil lagi. Ini hanya klarifikasi saja,” pungkasnya.

Diketahui, penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengrebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat‎.

Sementara Andre Rosiade pun ikut serta dalam pengrebekan tersebut. Bahkan isu beredar Andre sengaja melakukan penjebakan terhadap PSK berinisial NN tersebut.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads