alexametrics
Hoax Surat Suara Pemilu

Kapitra Yakin Banget BBP Bagian dari Relawan Kornas Prabowo

11 Januari 2019, 16:40:56 WIB

JawaPos.com – Calon legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera menuding, pelaku penyebar berita bohong alias hoax surat suara tercoblos merupakan bagian dari tim relawan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Bahkan, Kapitra mengaku memiliki surat pemecatan Bagus Bawana Putra (BBP) dari Koalisi Relawan Nasional Prabowo (Kornas Prabowo). Diketahui pelaku sendiri telah ditangkap oleh kepolisian.

“Anehnya di surat pemecatan itu tanggalnya mundur. Ini kan kelihatan kurang cerdas. Terlalu dipaksakan, jadi seolah-olah BBP itu bukan relawan kubu sebelah,” kata Kapitra melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Jumat (11/1).

Dalam surat tersebut tertulis, pemecatan Bagus tertanggal 24 Juli 2018. Padahal, kata Kapitra, pengundian nomor baru terselenggara pada 21 September 2018.

“Pengundian nomor urut capres-cawapres kan tanggal 21 September 2018, tapi di surat tanggal 24 Juli 2018. Itu kok sudah ada logo dan stempel dua jari gitu? Makanya, kurang-kurangi bikin hoax,” ucapnya.

Kendati tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi telah membantah, Kapitra meyakini, Bagus merupakan bagian dari tim relawan Prabowo-Sandi. 

“Ya itu pengalihaan aja atas ketidakbenaran. Karena kebohongan memerlukan kebohongan lain untuk menututupinya,” tegasnya.

Sebelumnya, BBP ditangkap di Sragen, Jawa Tengah, Senin (7/1) lalu. Polisi menduga, Bagus merupakan pelaku pembuat dan penyebar hoax tujuh kontainer yang berisi surat suara telah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi membidik BBP dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana lantaran sengaja menyiarkan berita bohong. Ia terancam dihukum maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Mengenai Bagus ini, anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi Fadli Zon sebelumnya mengatakan agar tersangka kasus hoax surat suara tidak dikaitkan dengan tim Prabowo-Sandiaga. Alasannya, pelaku dan Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) yang dipimpinnya tak terdaftar sebagai kelompok relawan di bawah BPN Prabowo-Sandiaga.

“Jangan kemudian mereduksi atau menarget itu sebagai bagian dari tim kami,” tukas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1).

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads
Kapitra Yakin Banget BBP Bagian dari Relawan Kornas Prabowo