alexametrics

Misbakhun Kritisi Cara Menkeu Kelola Uang Negara

10 November 2021, 22:39:46 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi XI DPR M.Misbakhun memperjelas kritiknya terhadap manajemen keuangan negara yang lebih harus jelas. Hal ini terkait rencana Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) hendak menggunakan cadangan melakukan Penanaman Modal Negara (PMN) ke sejumlah BUMN dengan mekanisme ‘cadangan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Saldo Anggaran Lebih (SAL)’.

Misbakhun mempermasalahkan adanya penggunaan istilah Cadangan PEN dan SAL pada APBN 2021. Sebab istilah tersebut tidak dikenal dalam nomenklatur APBN, yang merupakan bagian dari manajemen keuangan negara yang diatur oleh undang-undang.

Agar masyarakat memahami, dijelaskan Politikus Golkar itu, Program PEN adalah program yang ada di dalam struktur belanja APBN. Meliputi Bidang Kesehatan, Perlindungan Sosial, Sektoral K/L Dan Pemda, UMKM, Pembiayaan Korporasi (BUMN), dan Insetif Perpajakan Dunia Usaha

Karena itu, apabila tidak digunakan atau dibelanjakan pada tahun berjalan, maka mata anggaran di program PEN akan menjadi bagian SAL tahun tersebut yang sudah habis periodisasi anggarannya pada cut off per 31 Desember. Artinya, ia hanya baru bisa menjadi cadangan pada 31 Desember 2021.

“Nah, menurut UU No.17/2003 tentang Keuangan Negara, tidak boleh APBN direncanakan dengan asumsi di awal akan ada SAL. Karena APBN disusun dengan asumsi awal penerimaan tercapai 100% dan belanja terserap 100 persen,” kata Misbakhun.

“Sehingga, jika saat ini per November 2021, Menteri SMI sudah mengatakan ada SAL untuk PMN ke BUMN, maka kebijakannya aneh,” tegas legislator Golkar itu.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads