alexametrics

Strategi PKS di Poros Ketiga Ingin Seperti Pilgub DKI

10 Juli 2018, 10:36:21 WIB

JawaPos.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) rupanya sudah menghitung kalkulasi bahwa sulit menang melawan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Untuk itu PKS setuju dengan adanya poros ketiga.

Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. Di pertemuan itu memang perlu ada formula jitu melawan Jokowi, dengan adanya tiga poros supaya ada partai politik bisa terakomodir keinginannya.

“Waktu itu kalau kita melawan Pak Jokowi dengan satu formula itu kan tampil cuma dua orang, tentu ada pihak-pihak yang kemudian aspirasinya tidak tertampung,” ujar Sohibul saat dikonfirmasi, Senin (9/7) kemarin.

Menurut Sohibul, adanya dua poros penantang Jokowi ini ‎bisa saja terwujud. Misalnya nanti ada poros koalisi antara Gerindra dan PKS. Kemudian poros lainnya adalah Demokrat, PAN dan PKB.

“Sehingga nanti ada dua putaran,” katanya.

Skenario ini juga mirip dengan Pilkada DKI Jakarta, yang ada tiga pasangan calon. Sehingga strategi ini bisa dipakai di Pilpres. “Saya kira formula ya bisa membuat happy semuanya,” ungkapnya.

Nantinya saat ada putaran kedua, partai-partai lainnya bisa bergabung. Sehinagga dia bisa bersaing menantang Jokowi secara heat to heat di Pilpres 2019 ini.

“Nah di putaran kedua baru kita saling dukung, jadi putaran pertama itu menghilangkan kepenasaranan‎. Siapa yang paling hebatlah nanti,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : (gwn/JPC)



Close Ads
Strategi PKS di Poros Ketiga Ingin Seperti Pilgub DKI