JawaPos Radar

Bentrokan di Rutan Brimob, 5 Anggota Densus 88 Gugur dan Diganjar Ini

09/05/2018, 17:32 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Senjata Densus 88
Beredar foto senjata milik Densus 88 yang diberhasil direbut oleh napi teroris saat terjadi bentrok di Rutan Brimob. Foto senjata itu beredar lewat pesan WA. (ist/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Lima prajurit yang gugur dalam kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dini hari, mendapat kenaikkan pangkat luar biasa Anumerta. Adapun kelimanya berasal dari kesatuan Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Kenaikkan pangkat tersebut diketahui dari surat telegram yang dikirimkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Nomor STR/264/V/HUM.1.1./2018. Mereka di antaranya, Iptu Yudi Rospuji Siswanto yang sebelumnya menjabat Ipda, Aipda Denny Setiadi yang sebelumnya menjabat Bripka.

Kemudian, Brigpol Fandy Setyo Nugroho yang sebelumnya menjabat Briptu, Briptu Syukron Fadhli yang sebelumnya menjabat Bripda, dan Briptu Wahyu Catur Pamungkas yang sebelumnya menjabat Bripda.

Sebelumnya, Karopemnas Mabes Polri Brigjen Pol Mochamad Iqbal mengungkapkan, insiden yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua telah memakan enam korban. Lima dari Densus 88 dan satu narapidana kasus terorisme dari Pekanbaru.

"Enam korban dari insiden ini adalah lima petugas dari pihak kami dan satu narapidana teroris. Narapidana ini kami beri tindakan kepolisian karena melawan, mengancam, dan merebut senjata petugas," katanya, di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu (9/5).

Diungkapkannya, korban yang tewas telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Sementara narapidana yang tewas yaitu Benny Syamsu Tresno. Lalu untuk petugas yang masih disandera adalah Bripka Iwan Sarjana.

(dna/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 09/05/2018, 17:32 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up