alexametrics

Wacana Kenaikan Tiket Candi Borobudur Akan Perlambat Pemulihan Ekonomi

7 Juni 2022, 16:40:40 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni mengatakan bahwa rencana kenaikan harga tiket naik area stupa Candi Borobudor akan sangat memberatkan bagi wisatawan lokal. Pemerintah pun diminta berlaku bijak terkait situasi kebatinan masyarakat setelah ‘dihajar’ pandemi Covid-19 dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengakui, dalam beberapa bulan terakhir, angka pandemi Covid-19 terus mengalami penurunan. Hal itu merupakan kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan dari sisi perekonomiannya.

“Sangat memberatkan terutama wisatawan lokal, seharusnya dalam situasi seperti sekarang dimana kita sudah memasuki masa endemi Covid-19 pemerintah justru berupaya untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya,” terang dia, Selasa (7/6).

Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ada rencana pengenaan tarif untuk turis lokal sebesar Rp 750.000 untuk masuk ke area puncak Candi Borobudur. Belakangan, rencana itu ditekankan masih sebatas rencana dan masih akan dikaji ulang.

Menuruntya, rencana itu memang semestinya dikaji ulang. Sebab memasuki masa endemi Covid-19 semestinya pemerintah membuat kebijakan guna menarik wisatawan sebanyak-banyaknya yang dapat membantu pemulihan ekonomi nasional.

“Saya khawatir dengan adanya aturan ini akan memperlambat pemulihan ekonomi di sektor pariwisata, seharusnya kita berlomba-lomba dan berusaha supaya Indonesia diminati oleh wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal,” tutur Ali.

Ali juga mengkhawatirkan dampak dari kenaikan tiket masuk Candi Borobudor membuat sektor pariwisata di Indonesia akan semakin tertinggal sebagai negara tujuan. Khususnya dalam penanganan pemulihan sektor pariwisata.

“Saya juga khawatir kita akan tertinggal dari negara lain dalam pemulihan pariwisata sehingga Indonesia tidak dijadikan tujuan utama oleh para wisatawan,” tutup Ali.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: