alexametrics

Sandiaga Uno Penasaran, Siapa Sebenarnya ‘Setan Gundul’ itu

7 Mei 2019, 01:39:49 WIB

JawaPos.com – Teka-teki sosok di balik ‘Setan Gundul’ yang dilontarkan oleh Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief melalui akun twitter pribadinya, masih menjadi misteri. Pernyataan anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga ramai diperbincangkan oleh sejumlah kalangan maupun tokoh nasional.

Tak terkecuali, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno juga mengaku penasaran soal siapakah sosok ‘setan gundul’ yang disebut oleh Andi Arief itu. Pasalnya, Sandi saat itu tengah sakit sewaktu Prabowo deklarasi kemenangan 62 persen di Kertanegara pada 17 April 2019 malam.

“Saya jadi kepingin tahu siapa itu setan gundul. Orangnya yang ikut dampingi Pak Prabowo saat memberikan deklarasi di depan (halaman rumah Prabowo). Jadi kalau ada yang berikan masukan ke Pak Prabowo, ya orang-orang itu yang saat itu ada di depan sana,” kata Sandi di Kertanegara IV, Senin (6/5).

Sandi juga menegaskan, cuitan Andi Arief dipastikan tidak kaitannya dengan pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu. Pemilik perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya itu memastikan Partai Demokrat tetap solid.

“Saya sih selalu berprasangka baik, bahwa itu (pertemuan AHY-Jokowi) bagian daripada komunikasi politik, bagian dari silaturahim, apalagi kita memasuki bulan suci Ramadan. Kita bisa mengerti itu,” terangnya.

Secara pribadi, Sandi mengaku tidak marah dengan kicuan yang dilontarkan oleh Andi Arief. Baginya, hubunganya dengan elite partai Demokrat lainnya dari AHY sampai dengan Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan tetap baik sampai saat ini.

“Mas Andi Arief ini juga yang mencuit bahwa saya keluarin lima ratus miliar untuk Prabowo itu kan. Menurut saya, enggak jelas dan enggak layak dikomentari. Fokus kita (sekarang) pemilu jurdil dan selesaikan koreksi yang diminta Pak Prabowo,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief kembali membuat pernyataan kontroversial. Melalui akun pribadinya, dirinyq menyebut capres nomor 02 Prabowo Subianto mendapat informasi sesat dari ‘Setan Gundul’.

Menurut Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, ada logika aneh yang menyebutkan Prabowo Subianto menang 62 persen. Pasalnya, dia mencontohkan perolehan suara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2009.

Ketika itu SBY mendapat suara 60 persen karena menang di Pulau Jawa. Namun, kejadian yang berbeda justru dialami oleh paslon 02 Prabowo-Sandi.

‎”Sekarang (Prabowo-Sandi) di sebagian besar Jawa kalah. Bagaimana mungkin ceritanya bisa menang 62 persen. Nah dia Andi Arief main logika,” ujar Ferdinand saat dihubungi, Senin (6/5).

Ferdinand berpesan, jika Prabowo terus menggunakan data yang aneh, maka dia bisa salah langkah. ‎”Beliau (Andi Arief) menjuluki siapa pun yang memasok data yang tidak akurat, tidak tepat itu sebagai ‘setan gundul’,” katanya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Igman Ibrahim