alexametrics

KPK Didesak Ungkap Kasus Rekaman Menteri Rini dan Sofyan

7 Mei 2018, 23:09:34 WIB

JawaPos.com – Kasus bocornya isi rekaman percakapan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basir terus bergulir. Banyak elemen mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan. 

Tumtutan itu, salas satunya diungkapkan oleh gerbong pemuda dan mahasiswa yang mengatasnamakan Solidaritas Mahasiswa Anti Korupsi (Somasi). Mereka datang ke KPK dan kemudian menggelar aksi.

Dalam orasinya Somasi meminta KPK segera memeriksa isi rekaman Menteri BUMN Rini Soemarno dengan bos PT PLN Persero yang kini telah menjadi polemik di tengah masyarakat.

“KPK harus turun tangan untuk menuntaskan kasus rekaman suara antara Rini Soemarno dan Sofyan Basyir. Ini demi mencegah praktek korupsi merajalela,” kata Koordinator Aksi Somasi Rifki di depan Gedung KPK saat berorasi, Senin (7/5).

Rifki menduga ada potensi persekongkolan jahat soal pembagian jatah saham di proyek BUMN. Karena menurutnya, dalam salah satu bagian rekaman, memang sempat tercetus omongan adanya jatah sebesar 15 persen.

“Kami yang tergabung dalam Somasi mendesak KPK harus berani periksa trio Soemarno karena diduga melakukan praktik korupsi berjamaah,” beber Rifki.

Diketahui, aksi ini dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Demo berlangsung tertib. Namun pihak KPK belum juga berkomentar atau memulai sebuah penyelidikan untuk menguak kebenaran dari kasus rekaman itu.

Desakan para penegak hukum, khususnya KPK untuk mengusut Rini cs bukan datang kali ini saja. Begitu rekaman tersebar di media sosial, sejumlah aktivis dan pengamat hukum ramai-ramai meminta KPK segera bergerak cepat mengusut persoalan ini.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (jpg/JPC)


Close Ads
KPK Didesak Ungkap Kasus Rekaman Menteri Rini dan Sofyan