alexametrics

Prabowo: Parah, Sudah Stadium Empat!

7 April 2019, 13:04:19 WIB

JawaPos.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto prihatin dengan kondisi bangsa. Dia menyebut Indonesia tengah ‘sakit’. Hal itu diungkapkannya saat berorasi pada acara kampanye akbar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (7/4).

Prabowo menyinggung menyinggung banyak hal. Mulai dari kekayaan Indonesia yang diketahui jatuh ke luar negeri hingga persoalan korupsi.

Hal itu ditandai dengan banyaknya korupsi yang terjadi. Bahkan, pernyataan tersebut juga dia ungkapkan kepada media asing.

“Kekayaan Indonesia diambil ke luar negeri, terlalu banyak koruipsi di negeri ini. Ada wartawan asing tanya saya, bagaimana Mr Prabowo Subianto, saya bilang corruption in Indonesia is already and already stadium four, stadium empat aku bilang stadium empat, sudah parah. Sudah parah,” ujarnya di lokasi.

Menurutnya, korupsi telah menghilangkan sumber daya ekonomi yang seharusnya untuk rakyat tanah air. Banyak masyarakat yang kekurangan air bersih dan kelaparan, hingga terpaksa menyudahi hidupnya sendiri.

“Rakyat kita banyak yang air bersih saja enggak bisa punya. Betul? Air bersih. Republik apa yang enggak bisa beli air bersih untuk rakyatnya. Banyak rakyat kita yang kelaparan enggak bisa makan. Republik apa 73 tahun merdeka rakyatnya ada yang gantung diri (karena) tidak bisa kasih makan untuk anak-anaknya,” tutur dia.

Ketika ditanya kembali alasan dirinya maju menjadi calon orang nomor satu di Indonesia, dia menjawab bahwa telah muak dengan keadaan politik negeri.

“Saya katakan ke wartawan asing itu, dia tanya kenapa mau maju ke politik, ‘anda kan sudah mapan, bagian dari elite ngapain masih berjuang di politik’. Saya jawab, saya jawab dalam bahasa Inggris I am digusted (saya muak),” tegas Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun menyatakan situasi Indonesia sekarang tidak mencerminkan republik yang selama ini dia bela. Dia mengatakan, republik yang dipertaruhkan nyawanya kini sudah dicuri. Padahal, para penguasa bisa menduduki jabatan berkat rakyatnya.

“Ini adalah republik yang sudah dirampok dari rakyat Indonesia. Banyak pejabat-pejabat mengira begitu dia berkuasa dia sudah jadi raja-raja, dia tidak mengerti dia duduk di jabatan itu karena rakyat Indonesia,” paparnya.

“Saya jadi Letnan Jenderal karena rakyat Indonesia. Rakyat yang memberi pangkat kepada saya, rakyat yang mengirim saya sekolah, rakyat yang kirim saya ke Amerika, ke Jerman, ke Australia. Rakyat yang kirim bukan Prabowo yang hebat, rakyat yang kirim saya,” tukas Prabowo.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Yesika Dinta



Close Ads