alexametrics

FHK2 – PGRI Kritik Pedas Rencana Silatnas Honorer di Bandung

7 April 2019, 22:34:51 WIB

JawaPos.com – Pelaksanaan silaturahmi nasional (silatnas) Honorer bersama Presiden Joko Widodo alias Jokowi terus menuai sorotan. Acara yang rencannya digelar 14 April itu, kabarnya diduga hanya sebagai cara untuk mengeruk kepentingan pribadi bagi segelintir pengurus forum honorer.

Itu diungkapkan Pengurus Pusat Forum Hononer K2 Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI) Riyanto Agung Subekti. Menurut pria yang karib disapa Itong itu, silatnas tersebut jadi ajang mencari kesempatan dalam kesempitan para oknum pentolan pengurus forum honorer.

“Rencana silatnas honorer K2 di Gedung Serbaguna Bandung merupakan ide kebohongan besar dari para pentolan pengurus forum honorer yang selalu ingin mencuri kesempatan dalam kesempitan. Tujuannya sudah melenceng dari arah perjuangan honorer selama ini,” tutur Itong kepada JPNN, Minggu (7/4).

Karena itu, Itong mengajak seluruh honorer K2 berpikir cerdas dan menggunakan akal sehat. Sebab, ada dua alasan yang disodorkan Itong. Pertama, rencana pelaksanaan silatnas hanya terpaut tiga hari dengan Pemilu 2019.

Menurut dia, Jokowi tidak akan bisa mengeluarkan keputusan presiden untuk mengangkat honorer K2 menjadi PNS dalam waktu singkat. Alasan kedua ialah pemerintah selama ini tidak menggubris perjuangan honorer,

Salah satu buktinya, kata Itong, ialah ketika mantan Ketua UMUM PB PGRI almarhum Sulistyo menunggu Jokowi selama lima jam dalam demonstrasi di Istana Negara pada 2015. Saat itu Jokowi ternyata tidak menemui massa.

“Keadaan seperti itulah yang membuat para honorer sangat kecewa dan menyesal dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau menghargai seorang ketua umum PB PGRI yang notabene adalah bapak dari guru seluruh Indonesia,” ujar Itong.

Alasan ketiga ialah para honorer K2 jangan sampai merasakan kekecewaan lagi dengan adanya silatnas. Itong pun mengecam sikap para pentolan pengurus forum honorer yang hanya mengeruk keuntungan pribadi.

“Cukup sudah kawan-kawan honorer yang tidak berdosa ini dibawa ke jurang kesengsaraan,” kata Itong.

Editor : Dimas Ryandi



Close Ads
FHK2 - PGRI Kritik Pedas Rencana Silatnas Honorer di Bandung