alexametrics

Soal Andre Rosiade Gerebek PSK, Mardani: Itu Agak Bahaya

7 Februari 2020, 20:16:25 WIB

JawaPos.com – Kasus penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ yang dilakukan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade berujung polemik. Pasalnya, Anggota DPR Komisi II DPR itu diduga sengaja melakukan penjebakan Pekerja Seks Komersil (PSK) yang berinisial NN.

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS)‎ Mardani Ali Sera mengatakan, sebaiknya penggerebekan PSK itu diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Sehingga politikus itu tidak perlu ikut campur.

‎”Soal kasus seperti ini, saya usul serahkan saja kepada penegak hukum,” ujar Mardani di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Jumat (7/2).

Anggota Komisi II DPR itu menambahkan, para anggota dewan hanya perlu mengawasi saja dalam menjalankan tugasnya. Jangan malah bertindak seperti penegak hukum yang ikut langsung dalam penggerebekan.

“Jadi jangan justru kita yang menjadi penegak hukum, buat saya ini agak bahaya, karena itu bukan domain kita,‎” katanya.

Diketahui, penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengrebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat‎.

Sementara Andre Rosiade pun ikut serta dalam pengrebekan tersebut. Bahkan isu beredar Andre sengaja melakukan penjebakan terhadap PSK berinisial NN tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Aboebakar Alhabsyi menyatakan, MKD akan bertindak secara profesional dalam menjalankan tugasnya menjaga harkat dan martabat kedewanan.

“Kita akan tegak lurus. Siapapun yang melanggar kode etik akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Aboebakar pada wartawan, Jumat (7/2).

Aboebakar, menanggapi ramainya sorotan pada legislator asal Fraksi Gerindra, Andre Rosiade pasca jebakan pada PSK di Kota Padang, beberapa waktu lalu.

“Kita tinggal tunggu ada laporan, karena semua anggota harus diperlakukan sama dalam berproses di MKD,” kata Aboebakar.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads