alexametrics

Kasus PSK di Padang, Arteria PDIP Minta Andre Jangan Belaga Jadi Koboi

7 Februari 2020, 17:36:51 WIB

JawaPos.com – Aksi Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade terlibat dalam penggerebekan Pekerja Seks Komersil (PSK) di Kota Padang, Sumatera Barat menuai polemik. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mulai menyoroti kasus itu.

Anggota MKD Arteria Dahlan mengatakan, pihaknya akan membahas mengenai kasus yang menimpa Andre Rosiade tersebut.

“Kita Senin (10 Februari 2020) rencananya rapat. Salah satu agendanya terkait dengan kasus Andre Rosiade,” ujar Arteria kepada wartawan, Jumat (7/2).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pun mengeluhkan tindakan yang dilakukan Andre melakukan penggerebekan terhadap PSK berinisial NN tersebut. Dia menyebut Andre seperti seorang koboi.

“Mau melakukan penggerebekan ya tapi kalau tidak mampu bilang. Enggak usah melakukan aksi-aksi koboi orang sipil seperti Pak Andre,” tegasnya.

Sampai saat ini Arteria menuturkan masih menunggu laporan dari masyarakat mengenai aduan terhadap Andre tersebut. Sehingga MKD bisa mulai bekerja.

“Karena MKD ingin benar-benar menjaga kehormatan dewan,” ungkapnya.

Diketahui, penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ itu terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Penggerebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat‎, Andre Rosiade pun ikut serta dalam pengrebekan tersebut. Bahkan isu beredar Andre sengaja melakukan penjebakan terhadap PSK tersebut.

Namun, Andre membantah dirinya ikut terlibat dan merencanakan penggerebekan terhadap NN yang mengaku sudah ‘dipakai’ lebih dulu oleh orang yang diduga bagian dari rencana penggerebekan itu. Namun, berdasarkan keterangan Polda Sumbar menyuruh orang, mulai dari memesan NN melalui aplikasi MiChat, hingga memesan kamar di hotel.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads