Gempa Lombok

Jazuli Perintahkan Legislator PKS di DPR Sumbangkan Gajinya

06/08/2018, 16:59 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaeni menegaskan semua anggotanya di DPR untuk menyumbangkan gaji bagi korban gempa di Lombok, NTB (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali diguncang gempa bumi berkekuatan 7 SR, Minggu (5/8) kemarin. Puluhan masyrakat meninggal dan ratusan luka. Ribuan bangunan rumah ambruk dan rusak. Ucapan duka dan dukungan pada masyarakat lombok pun berdatangan.

Salah satunya dari Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jazuli Juwaini, yang langsung memerintahakan anggotanya untuk menyumbangkan gajinya kepada korban gempa NTB.

"Kepada seluruh anggota Fraksi PKS saya sudah instruksikan untuk menyumbangkan gajinya bagi korban gempa sebagai bentuk empati dan kepedulian," kata Jazuli kepada JawaPos.com, Senin (6/8).

Selain itu, Fraksi PKS juga mendorong solidaritas kemanusian dari seluruh warga bangsa untuk membantu korban gempa NTB dan sekitarnya. Serta menegaskan partisipasi PKS dalam penanggulangan bencana ini. Tentunya semua harus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemda setempat agar bantuan efektif dan tepat kebutuhan dan sasaran.

"Mari kita galang solidaritas, minimal kita doakan saudara-saudara kita di NTB. Himpun donasi, serta kita kirimkan bantuan materi maupun tenaga sesuai kemampuan," katanya.

Dia menambahkan kader-kader dan struktur PKS juga telah diinstruksikan untuk membuka posko bantuan di lokasi. "Bahkan posko sudah berdiri hari pertama terjadinya gempa di NTB pada pekan yang lalu," kata Jazuli.

Lebih lanjut Fraksi PKS meminta pemerintah untuk segera melakukan tanggap darurat dengan prioritas menyelamatkan korban jiwa. Seluruh kekuatan harus dikerahkan untuk menyisir dan mengevakuasi korban di berbagai tempat.

Selanjutnya, prioritas tempat penampungan lengkap dengan kebutuhan tanggap darurat harus segara disiapkan dan didatangkan terutama tenaga medis, ambulance, obat-obatan, makanan, air dan kebutuhan dasar lainnya.

Termasuk tempat penampungan lengkap dengan dokter, paramedis, obat-obatan, makanan dan minum, selimut dan lain-lain serta pakaian tentu harus menjadi prioritas penanganan.

"Selain alat-alat berat yang harus segera didatangkan untuk membuka akses penyelamatan dan bantuan terutama di wilayah lereng dan terpencil," saran Jazuli.

Dikatahui, gempa berkekuatan 7 SR terjadi di NTB, Minggu (5/8). Korban terparah di Lombok Tengah dan Lombok Timur. Gempa kali ini mengakibatkan sedikitnya 91 orang meninggal dunia, 209 orang terluka, dan ribuan warga mengungsi dan ratusan bangunan baik rumah maupun fasilitas publik mengalami kerusakan. Gempa kali ini juga dirasakan kuat dan menimbulkan korban jiwa dan luka serta kerusakan di wilayah Bali.

(gwn/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 06/08/2018, 16:59 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 06/08/2018, 16:59 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 06/08/2018, 16:59 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi